Pencarian Berita


Pasca Ledakan Bom di Polrestabes Medan, Waka Polda Sumut Kunjungi Korban Luka Bom Bunuh Diri

Pasca Ledakan Bom di Polrestabes Medan, Waka Polda Sumut Kunjungi Korban Luka Bom Bunuh Diri

MEDAN -- Waka Polda Sumut, Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto SIK MHum dan Wakil Ketua Bhayangkari Sumut, Ny Tasya Mardiaz, Rabu (13/11/2019), malam pukul 21.45 WIB, datang berkunjung ke Rumkit Bhayangkara Tk II, Medan untuk menjenguk korban luka bom bunuh diri, yang terjadi di Mapolrestabes Medan, Rabu (13/11/2019), pagi.


Kunjungan Waka Polda Sumut Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto SIK MHum dan Wakil Ketua Bhayangkari Sumut, Ny Tasya Mardiaz di dampingi, Kabid Humas Polda Sumut, Dansat Brimob Polda Sumut, Kabid Propam Polda Sumut, Karumkit Bhayangkara Tk. II Medan, Pengurus Bhayangkari Daerah Sumut, Ketua Bhayangkari Cabang Medan beserta Pengurus dan Para Insan Pers yang hadir.


Wakapolda Sumut dan Ibu Wakil Ketua Bhayangkari Sumut bersama rombongan datang menjenguk korban bom bunuh diri yakni, Kompol Abdul Mutolib Jabatan Kasi Propam Polrestabes Medan, Kompol Sarponi jabatan Kasubbag Bin Ops Polretabes Medan, Aipda Deni Hamdani Staf Propam Polrestabes Medan, Brigadir Juli Chandra Staf Propam Polrestabes Medan, Ikhwan Muliadi (masyarakat yang sedang mengurus SKCK), Richard Purba (PHL Polrestabes Medan).


Dalam kunjungan itu, Wakapolda Sumut menanyakan tentang peristiwa sebelum ledakan terjadi hingga naas melukai para korban. Begitu juga hal nya, Wakil Ketua Bhayangkari Sumut memberikan semangat kepada para Isteri korban yang ditandai dengan memberikan bunga dari Ketua Umum Bhayangkari Pusat dan santunan tali asih berupa sejumlah uang dan buah tangan.


Guna penyegaran, pasca bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan yang dilakukan pelaku bom bunuh diri, Rabbial Muslim Nasution, 6 (enam) orang menjadi korban luka. 4 (empat) diantaranya anggota Polisi dan dua masyarakat.


Pelaku yang menggunakan atribut Ojek Online (Ojol) dan mengaku hendak mengurus SKCK, sempat digeledah polisi sebelum masuk Polrestabes Medan. Penggeledahan dilakukan karena gerak-geriknya mencurigakan.


Saat itu, polisi meminta terduga pelaku membuka jaket dan tas ranselnya, namun tak ditemukan benda mencurigakan sehingga pria itu masuk ke dalam lingkungan Polrestabes.


Bom rakitan yang diledakkan di Mapolrestabes Medan terdiri atas sejumlah komponen seperti baterai, pelat besi juga paku. Material bom ini tersebar di depan kantin ruang pengurusan SKCK Mapolrestabes Medan.


Wakapolda Sumut juga menyampaikan bahwa Polda Sumatera Utara telah melakukan tindakan penggeledahan terhadap Rumah tersangka dan Rumah Mertua tersangka yang berada di Marelan, Wilkum Polsek Medan Belawan dan telah melakukan pemeriksaan terhadap Guru mengaji yang selama ini memberikan pembelajaran terhadap tersangka.


Pada Intinya Wakapolda Sumut menyampaikan bahwa sampai dengan saat ini kondisi Sumatera Utara khususnya Kota Medan dalam keadaan aman dan kondusif, namun Kepolisian akan tetap melakukan pengawasan dan pengamanan ketat terhadap lingkungan masyarakat yang rawan.(anto)