Pencarian Berita


Tapak Suci UAD Kembali Raih Juara Umum I Nasional

Tapak Suci UAD Kembali Raih Juara Umum I Nasional

YOGYAKARTA -- Melalui pesilat Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta yang berhasil menyabet 9 medali emas, 3 perak dan 3 perunggu dalam 2 kelas pada 10th Airlangga Championship Tapak Suci National Open 2019 yang berlangsung di Kampus C Universitas Airlangga Surabaya, Jawa Timur, 21-26 Oktober 2019, UAD mendapat predikat juara umum I Nasional dan dinobatkan sebagai pesilat terbaik.

Ada empat mahasiswa UAD Yogyakarta yang raih emas itu, yaitu Dadang Arif Dwi Saputra meraih medali emas dalam kategori tanding kelas 1 putra, Ratno Singgih meraih medali emas kategori seni tunggal bersenjata, Wahyu Safitri Zana Riyah meraih medali emas kategori seni beregu tangan kosong dan Sanji Julia Kristi meraih medali perak kategori seni ganda tangan kosong.

Adanya ajang tersebut dapat memberikan kesempatan bagi para atlet Tapak Suci untuk mengasah dan mengembangkan potensi diri. 

"Alhamdulillah, terima kasih kami sampaikan kepada Tapak Suci UAD dan bapak Gatot Sugiharto yang telah mendampingi kami," kata Dadang Arif Dwi Saputra di Kampus 1 Jl Kapas, Yogyakarta, Senin (4/11/2019).

Pembina Tapak Suci UAD, Gatot Sugiharto, SH, MH, di depan wartawan yang menemuinya di ruang rapat Kampus 1 UAD menjelaskan, kejuaraan tingkat nasional ini adalah agenda rutin yang diadakan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tapak Suci Universitas Airlangga Surabaya yang diikuti pesilat dari berbagai daerah seluruh Indonesia.

Ini adalah tahun ke-10 -- dan tiap tahun UAD kirimkan atletnya -- mempertandingkan berbagai kelas usia, mulai dari usia dini, praremaja, remaja dan dewasa.

Dalam kompetisi itu dibagi menjadi dua kategori: fight (tanding) dan seni untuk membina bibit-bibit Tapak Suci sejak muda hingga dewasa.

Gatot berharap, semoga selalu ada penyelenggaraan event semacam ini di manapun tempatnya agar atlet-atlet Tapak Suci UAD tetap jaya dan berkembang pesat dalam mengharumkan nama almamater maupun perguruan seni bela diri Tapak Suci.

Keberhasilan meraih prestasi dalam bidang minat bakat itu, seperti disampaikan Dr Dedi Pramono, M.Hum, Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) UAD Yogyakarta, menjadi bukti bahwa UAD Yogyakarta telah mewujudkan visi dan misinya.

Dedi menambahkan, prestasi yang sudah diraih mahasiswa itu merupakan bagian dari proses pembelajaran mahasiswa untuk mengembangkan diri mencapai prestasi melalui pencak silat.

"Kami cukup bangga dengan capaian Tapak Suci UAD itu," kata Danang Sukantar, MPd, Kabid Pengembangan Kemahasiswaan Bimawa UAD, yang menambahkan keberhasilan ini karena tim sangat disiplin, kompak, dan sportif. (Affan)