Pencarian Berita


Benny Bachtiar Hanya Diusulkan, Wali Kota Tak Melantiknya Jadi Sekda Kota Bandung

Benny Bachtiar Hanya Diusulkan, Wali Kota Tak Melantiknya Jadi Sekda Kota Bandung

BANDUNG - Wali Kota menunjuk seorang  Sekretaris Daerah haruslah punya Chemistry dengannya, bukan seseorang yang tidak dikenal oleh Wali Kota tersebut. Dalam hal telah diusulkannya seorang Sekda oleh Wali Kota sebelumnya tapi tidak dilantik, maka Wali Kota berikutnya memungkinkan untuk menggantikan nama yang diusulkan sebelumnya.

Hal tersebut dikemukakan oleh Prof. Dr. Sadu Wasistiono, MSi hari ini (10/9/2019). Tampil sebagai Saksi Ahli yang diajukan oleh Tergugat/Wali Kota Bandung dalam sidang sengketa Sekretaris Kota Bandung itu pada awalnya mengatakan, bahwa hubungan level pemerintahan, termasuk hubungan Menteri, Gubernur dan Wali Kota bukan merupakan hubungan atasan dengan  bawahan, melainkan hubungan koordinasi. Menurut Pakar Ilmu Pemerintahan itu, hal tersebut dimaknai sebagai koordinasi antar pimpinan dalam jabatan, termasuk kewenangan PPK. Makna ini berlaku sesuai dengan  UU 10 Tahun 2016 dan UU 5 Tahun 2014 serta PP turunannya.

Masih menurut Guru Besar di STPDN itu, perubahan nama calon Sekda Kota Bandung merupakan kasus tersendiri dan berbeda dengan daerah lainnya.  Awalnya (Benny Bachtiar, red) diusulkan oleh RK (Ridwan Kamil) selaku Wali Kota Bandung. Tapi sebatas diusulkan, SK nya tidak ada dan tidak dilantik. RK kemudian dilantik jadi Gubernur (Jabar) dan digantikan oleh Oded M. Danial. Wali Kota Bandung selaku PPK yang baru itu lalu mengusulkan nama lain yang sesuai dengan Chemistry nya (Ema Sumarna, red) ke Kemendagri melalui Gubernur. Kemendagri lalu menanggapinya dan memaknai kata "memungkinkan" atas  usulan itu kemudian dibuat SK dan dilantik, hal itu sah. "Kalau saja RK melantik Benny (Bachtiar), maka semua proses akan berhenti," ujar Sadu saat ditanya oleh pihak Penggugat juga Majelis Hakim.

Bila diamati pendapat Ahli Hukum tersebut, menurut Ketua Umum Lsm Jabar Transparan, Asep Nirwan memperkuat posisi Tergugat. Keterangan Ahli Sadu Wasistiono bila dipadukan dengan pendapat Ahli yang diajukan sebelumnya (2/9/2019) yaitu Dr.Dian Puji Simatupang sebagai Saksi Ahli Hukum Adminustrasi Negara dinilai  dan akan mementahkan Saksi Ahli dan Saksi Fakta dari pihak Penggugat serta semakin memberikan penguatan dan pencerahan yang semakin terang benderang kepada pihak Hakim dalam mengambil keputusan. "Kedudukan Sekda Kota Bandung yang saat ini dijabat oleh Ema Sumarna sudah tepat karena memang sepenuhnya merupakan kewenangan Wali Kota yang menunjuknya, jelas Asep Nirwan.

Pada sidang kali ini, pihak Tergugat mengajukan 2 saksi yaitu Prof. Dr. Sadu Wasistiono, MSi sebagai Saksi Ahli dan Dr. Rahmat Setyadi dari BKPP Pemkot Bandung. Benny Bachtiar mengajukan gugatan kepada PTUN Bandung terkait Wali Kota Bandung tidak melantik dirinya menjadi Sekda Kota Bandung. (Y CHS).