Pencarian Berita


PEMKAB SUMEDANG Tanda Tangani MoU Bersama Universitas Telkom University ( Tel-U )

PEMKAB SUMEDANG Tanda Tangani MoU Bersama Universitas Telkom University ( Tel-U )

SUMEDANG --- Pemerintah Kabupaten Sumedang bersama Universitas Telkom University (Tel-U) melakukan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, bertempat di Gedung Negara, minggu (8/9/2019).


MoU ditandatangani oleh kedua belah pihak, masing-masing diwakili oleh Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir dan Rektor Telkom University (Tel-U) Prof. Dr. Adiwijaya.


Penandatanganan tersebut disaksikan Asisten Pembangunan Hilman Taufik, Kepala Diskominfosanditik Iwa Kuswaeri, Plt. Kepala Bapppeda Tuti Ruswati, Kepala Bagian Kerjasama Setiahadi beserta jajaran Telkom University.


Rektor Telkom University (Tel-U) Prof Dr. Adiwijaya, menyampaikan bahwa saat ini lebih dari 60%  Telkom University adalah warga Jawa Barat. Dari persentase tersebut, menurutnya sudah selayaknya kehadiran Tel-U tidak hanya "kahartos" tapi ingin "karaos" oleh warga Jawa Barat.


Tahun sebelumnya pengabdian masyarakat dosen dan mahasiswa fokusnya di Bandung selatan. kemudian pada tahun ini tidak menspesifikasikan harus dimana tetapi melihat potensi kerjasama secara umum dimana bisa saling menguatkan.


Terkait itu, berbagai program pengabdian masyarakat dari Tel-U, menurutnya siap digulirkan ke Kabupaten Sumedang. Termasuk program KKN Tematik jika diizinkan untuk dilaksanakan di Kabupaten Sumedang.


“Dengan adanya MoU ini, kami siap melakukan pengabdian di Sumedang untuk membantu pemerintah dalam menyukseskan pembangunan. Jika memungkinkan, mahasiswa akan kami terjunkan untuk melaksanakan KKN disini. Kemudian jika ada permasalahan, kami siap membantu untuk melakukan penelitian,” lanjutnya


Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir menyambut positif kerjasama yang dilaksanakan.  Ia mengatakan kerjasama pemerintah daerah dengan pihak akademisi sangatlah dibutuhkan. Hal ini menurutnya akan berdampak positif pada pembangunan di Kabupaten Sumedang.


"Pembangunan tidak bisa berjalan dengan baik tanpa menggunakan konsep Pentahelik dimana akademisi, bisnis, community, government dan media bersatu untuk mewujudkan pembangunan. Kami sangat terbuka untuk melakukan kerjasama dengan perguruan tinggi dan saat ini dengan Telkom University sebagai perguruan tinggi swasta terbesar di Indonesia" kata Bupati.


Ia mengharapkan pasca penandatanganan MoU, ada action atau follow up yang memfokuskan Sumedang sebagai tempat penelitian dan beberapa desa di Sumedang dapat dijadikan sebagai desa binaan Telkom University.


Hal ini cukup beralasan karena saat ini, kata Bupati, pemerintah Kabupaten Sumedang sedang gencar membuat roadmap Sumedang digital region dalam meningkatkan kualitas layanan publik dan kualitas layanan penyelenggaraan pemerintahan.


"Kita ingin transformasi digital dapat dilaksanakan di Sumedang untuk mempermudah dan mempercepat proses pembangunan. Karena tanpa transformasi digital kita tidak bisa melakukan perubahan dalam proses pembangunan," kata Bupati.


Diakhir sambutannya, bupati pun berpesan agar mahasiswa KKN yang nanti akan di tempatkan di beberapa desa di Sumedang dapat merubah mindset masyarakat dalam rangka menghadapi revolusi industri 4.0 sehingga bisa membantu pemerintah daerah dalam mewujudkan desa digital.(riks)