Pencarian Berita


UAD Yogyakarta Juara 2 PSM PTM se-Indonesia

UAD Yogyakarta Juara 2 PSM PTM se-Indonesia

PURWOKERTO -- Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta menjadi juara kedua dalam Pekan Seni Mahasiswa (PSM) Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah (PTMA) IV seluruh Indonesia setelah meraih 4 emas, 2 perak, 3 perunggu dan 2 juara harapan 1.

Adapun Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) berhasil meraih juara umum kembali dan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sebagai juara 3.

Acara yang digelar oleh Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO) Pimpinan Pusat Muhammadiyah ini berlangsung selama dua hari pada 14-15 Agustus 2019 di UMP.

Rektor UAD Dr H Kasiyarno, M.Hum sangat bersyukur karena UAD Yogyakarta berhasil meraih juara kedua dalam kompetisi dua tahunan itu. “Alhamdulillah, kami sangat bangga dan bersyukur atas capaian yang diraih tim UAD Yogyakarta," kata Kasiyarno, Senin (19/8/2019).

Capaian tersebut, menurut Kasiyarno, tidak didapatkan tanpa perjuangan apa pun. "Sebab, UAD Yogyakarta telah mempersiapkan semuanya semaksimal mungkin," tandas Kasiyarno, yang menambahkan hal itu mulai dari seleksi calon peserta perwakilan dari UAD Yogyakarta, karantina dan pelatih profesional yang melatih selama dua bulan sebelumnya.

Kegiatan itu digelar untuk menjaga silaturahmi antarmahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan  Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia. "Supaya saling kenal, saling interaksi dan menjadi ajang kompetisi mahasiswa yang memiliki bakat seni di masing-masing perguruan tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah," ujar Kasiyarno.

Selain itu, kata Kasiyarno, kompetisi tersebut juga menjadi satu langkah untuk persiapan menghadapi Peksimida dan Peksiminas.

"Mengingat PTMA juga akan turut berpartisipasi dalam Peksimida di daerah masing-masing," ujar Kasiyarno.

PSM PTM IV ini diikuti 478 orang mahasiswa dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia. 

Dalam kompetisi tersebut ada lima tangkai lomba di antaranya MTQ, seni lukis, seni sastra, seni musik serta seni teater dan sinematografi. Dari ke lima tangkai lomba tersebut terbagi lagi menjadi 19 lomba dengan juri-juri dari profesional. (Affan)