Pencarian Berita


DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN KEKURANGAN ARMADA PENGANGKUT SAMPAH

DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN KEKURANGAN ARMADA PENGANGKUT SAMPAH

SUMEDANG -  Badan Lingkungan Hidup dan Kebersihan (BLHK) Kabupaten Sumedang,hampir 50% armada pengangkut sampah  rusak parah. Selain itu, dinas setempat juga mengaku masih kekurangan armada sekitar 20 unit untuk beroperasi. 

Saat ini armada pengangkut sampah ada 11 unit ,tapi yang optimal beroperasi hanya 5 saja,6 armada  sering kendaraan tersebut rusak disebabkan usia.
Kepala BLHK Sumedang ketika disambangi Indofakta diruang kerjanya (16/7) , mengatakan, armada optimal yang kita pake saat ini hanya 5 Unit saja, bahkan sampai 3 rit  satu mobil.
Tahun lalu BLHK  mengajukan pengadaan kendaraan pengangkut sampah,allhamdillah saat ini dalam proses lelang 6 unit,pengadaan kendaraan ini yang bersumber APBD II (KABUPATEN ) ) 2 Unit,Banprov 2 unit,DAK 1 Unit dan  1 unit dari CSR BJB,dimana armada yang 6 unit tidak layak dipake,”ujarnya.


Amin juga menambahkan pada saat rapat KOPDAR  bersama gubernur di Kuningan baru baru ini mengusulkan untuk tahun 2020 sebanyak 10 unit dan proposal nya pun langsung kita sampaikan,BLHK sangat membutuhkannya mengingat hasil survey yang dilakukan baru baru ini,setiap satu jiwa  penduduk /masyarakat Sumedang  0,4 /kg / hari ,dikalikan jumlah penduduk Sumedang sebanyak kurang lebih 1,2 juta jiwa.


Amin juga menghimbau masyarakat Sumedang menyadari ,untuk membantu terkait persoalan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah pada umumnya BLHK,terkait permasalahan sampah tanggung jawab bersama,intinya masyarakat jangan buang sampah  sembrangan,ungkapnya.


Amin ”menyampaikan “ pihaknya sedang berupaya merenovasi kontainer-kontainer yang rusak tersebut, supaya aktifitas petugas saat mengangkut sampah bisa berjalan dengan baik. Apalagi, dirinya mengaku masih kekurangan sekitar 20 unit armada untuk mengangkut sampah. “Jadi kami ada saat ini memiliki  armada 11 unit saat ini tidak mencukupi,sedangkan yang beroperasi secara optimal hanya 5 Unit” ungkapnya.


Amin menyebutkan, tahun sebelumnya pihaknya sudah mengajukan  pengadaan armada baru melalui dana APBD II,BANPROV,DAK,CSR,allhamdulilah saat ini dalam proses E.Katalog . Akan tetapi, karena saat ini  masih tahap tender” ya kita tunggu aja,” ujarnya.


Untuk itu,saya  berharap kepada seluruh masyarakat harus lebih bersabar jika mobil pengangkut sampah sedikit terlambat, mengingat armada yang sangat terbatas. "Kami juga mengharapkan warga untuk membuang sampah ke tong sampah atau kontainer yang sudah kami siapkan," katanya.(riks Nbn)