Pencarian Berita


Sukseskan Program KKBPK: Walikota Yogyakarta dan Ketua TP PKK Yogyakarta Raih Penghargaan

Sukseskan Program KKBPK: Walikota Yogyakarta dan Ketua TP PKK Yogyakarta Raih Penghargaan


 


YOGYAKARTA -- Atas keberhasilannya dalam mendorong pembangunan di bidang kependudukan dan keluarga berencana di Kota Yogyakarta, Presiden Republik Indonesia Ir Joko Widodo menganugerahi Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti berupa tanda kehormatan Satya Lencana Pembangunan Bidang Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) tahun 2019. 
Satya Lencana Pembangunan Bidang KKBPK merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan oleh Presiden RI kepada kepala daerah yang berhasil dalam mendorong pembangunan di bidang kependudukan dan keluarga berencana.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, Puan Maharani, mengatakan, jika pemberiaan penghargaan tersebut lantaran Walikota Yogyakarta dinilai berhasil mensukseskan program kependudukkan keluarga berencana melalui dukungan anggaran, pemenuhan sarana dan prasarana serta capaian jumlah peserta KB aktif dan baru.
"Walikota Yogyakarta berhasil membangun kualitas hidup masyarakat dengan mensukseskan program kependudukan dan KB melalui pencanangan kampung KB, peningkatan alokasi APBD, dukungan sarana dan prasarana, pemberdayaan UPPKS dengan program gandeng gendong" kata Puan Maharani dalam puncak acara HARGANAS ke-XXVI di Kota Banjarmasin, Sabtu (6/6/2019) lalu.
Puan pun menjelaskan jika penghargaan tersebut diberikan demi meningkatkan dukungan dan komitmen agar keberhasilan program KKBPK semakin meningkat.

Ada banyak kriteria yang dinilai, di antaranya adalah kebijakan dari aspek kelembagaan dan aspek dukungan anggarannya dari pemerintah, kesiapan di dalam penyediaan tenaga lapangan, kemudian penggerakannya di lapangan.
Menurut Puan, aspek dukungan juga meliputi tersedianya desain besar pembangunan kuantitas penduduk yang memuat aspek kualitas, kuantitas, mobilitas, dan administrasi pembangunan keluarga.
"Termasuk juga dukungan walikota terkait dengan pembentukan kampung KB dan jumlah mitra kerja yang terlibat dalam kampung KB," kata Puan 
Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti, menyampaikan apresiasinya atas peran berbagai pihak dalam membantu mewujudkan suksesnya upaya Pemerintah Kota Yogyakarta di bidang pengendalian kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga di Kota Yogyakarta.
"Alhamdulillah, kami bersyukur dianugerahi tanda kehormatan satya lencana pembangunan ini," tandas Haryadi Suyuti, Kamis (11/7/2019).

Dikatakan Haryadi, selain hasil kerja keras jajaran Pemerintah Kota Yogyakarta, tentunya hal ini juga berkat dukungan luas masyarakat. "Tanpa kebersamaan dan partsipasi masyarakat, tentu upaya Pemkot Yogyakarta membangun sektor ini tidak maksimal," terang Haryadi Suyuti.
Bagi Haryadi, semua harus saling bersinergi dan berperan aktif sesuai bidang dan profesi masing-masing. "Hal itu untuk turut membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat," papar Haryadi.
Penghargaan tersebut, menurut Haryadi, juga akan mendorong seluruh jajaran intansi terkait. "Agar secara totalitas membina masyarakat dalam membentuk keluarga yang berkualitas," kata Haryadi, yang menambahkan hal itu juga untuk mendukung program peningkatan kesejahteraan keluarga di Kota Yogyakarta.
Selain kepada Walikota Yogyakarta, Presiden Republik Indonesia Ir Joko Widodo juga menganugerahi Ketua Tim Pengerak PKK Kota Yogyakarta Tri Kirana Muslidatun berupa tanda kehormatan Satya Lencana Wira Karya.
Penghargaan itu, bagi Tri Kirana Muslidatun, merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan oleh Presiden RI kepada dirinya yang dinilai mempunyai dedikasi tinggi terhadap program KKBPK. "Juga komitmen saya dalam menggerakan program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga di Kota Yogyakarta," terang Tri Kirana Muslidatun, Kamis (11/7/2019).
Keberhasilan tersebut ditandai, di mana masyarakat lebih cerdas untuk mengikuti program KB dan masyarakat sudah memahami bahwa KB bukanlah untuk menghambat atau membatasi kelahiran. "Tapi untuk mengatur jumlah kelahiran," tandas Tri Kirana Muslidatun.
Istri Walikota Yogyakarta ini mengatakan, jika keberhasilannya tersebut tidak lepas dari peran serta semua pihak dan komitmen bersama dalam membangun Kota Yogyakarta.
"Prestasi ini merupakan hasil kerja keras semua pihak yang terlibat dan semoga bisa semakin memotivasi jajaran PKK, KB dan kependudukan serta instansi terkait untuk meningkatkan kinerja dan kerja sama," ujar Tri Kirana Muslidatun.
Menurut Tri Kirana, masalah kependudukan merupakan salah satu hal yang harus diperhatikan. "Utamanya dalam mengantisipasi ledakan penduduk yang bisa saja terjadi apabila tak ada sosialisasi program KB dengan dua anak cukup maupun program pengendalian peningkatan jumlah penduduk setiap waktunya," papar Tri Kirana Muslidatun.
Sesuai dengan program BKKBN, setiap daerah harus bisa memiliki komitmen untuk mengatasinya. "Maka sudah kewajiban kami membantu pemerintah daerah mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung program KB ini," kata Tri Kirana Muslidatun.
Saat ini PKK Kota Yogyakarta mempunyai kegiatan terencana secara berkelanjutan, yang fokus pada masalah kependudukan, seperti bakti sosial gerak PKK, sosialisasi KB dua anak cukup ke semua kecamatan se-Kota Yogyakarta, pelayanan terpadu bersama Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.
Adapun sasaran yang didekati PKK Kota Yogyakarta tentu saja adalah ibu-ibu. "Karena kami bisa memberikan penjelasan bahwa yang paling penting bukan pada kuantitas jumlah keluarga yang diperbanyak, akan tetapi lebih bagaimana meningkatkan kualitas keluarga yang dibangun," kata Tri Kirana Muslidatun. 

Ketua PKK Kota Yogyakarta berharap, jangan sampai banyak anak, tapi pendidikannya hanya SD atau SMP saja. "Dua anak cukup, tapi sekolahnya tinggi dan bekerja sesuai yang diimpikan keluarga, itu yang namanya keluarga berkualitas," tegas Tri Kirana Muslidatun. (Affan)