Pencarian Berita


Dituding Mencuri Anjing, Enos Tarigan Tebas Tangan Hardiman

Dituding Mencuri Anjing, Enos Tarigan Tebas Tangan Hardiman

MEDAN -- Mujur tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Pribahasa ini sepertinya yang kini dialami oleh seorang pria bernama, Hardiman Marbun (49), warga Jalan Bungga Rampe 3 Gg Buntu, Kelurahan Simalingkar B, Kecamatan Medan Tuntungan.


Pasalnya, Hardiman Marbun yang keseharianya sebagai petani, menjadi korban penganiayaan yang silakukam, Enos Tarigan (35), hingga mengalami luka cukup parah di lengan tangan kirinya akibat ditebas dengan menggunakan parang.


Informasi diterima wartawan dari Kepolisian Sektor (Polsek) Delitua Polrestabes Medan menyebutkan, peristiwa pembacokan yang dialami korban terjadi pada hari, Jumat (5/7/2019) pagi sekira pukul 10.00 WIB, di lahan perladangan warga, Jalan Bungga Rampe, Kelurahan Simalingkar B, Kecamatan Medan Tuntugan.


Kapolsek Delitua, Kompol Elfianto SH menceritakan, pada hari, Kamis (5/7/2019), pagi sekira pukul 08.00 WIB, pelaku (Enos Tarigan) datang kerumah kakak kandungnya.


"Pada saat pelaku datang, kakak pelaku marah karena sebelumnya kakak pelaku didatangi oleh korban (Hardiman Marbun) dengan mengatakan, bahwa Enos Tarigan dituding telah mencuri anjing milik korban," kata Kompol Elfianto, Senin (8/7/2019) kepada wartawan.


Karena pelaku merasa tidak ada mencuri anjing korban, kemudian pelaku menemui korban di sebuah perladangan milik warga di Jalan Bunga Rampai 3. kelurahan Simalingkar B, Kecamatan Medan Tuntungan.


"Sesampainya pelaku di TKP, pelaku bertemu dengan korban. Setelah bertemu, korban dan pelaku bertengkar mulut. Selanjutnya pelaku melihat ada satu bilah parang yang terletak didekat korban. Tidak berfikir panjang, pelaku mengambil parang tersebut, dan menampar pipi korban dengan menggunakan sisi lebar parang sebanyak satu kali," ucap Kapolsek.


Tidak sampai disitu sambung Kompol Elfianto, pelaku kemudian menebas tangan kiri korban sebanyak satu kali dengan menggunakan parang hingga pergelangan tangan kiri korban terluka dan mengeluarkan banyak darah.


"Korban yang tidak mau mati konyol, oleh korban memilih lari menghindar menyelamatkan diri pulang kerumah. Keluarga korban yang melihat lengan kirinya terluka mengeluarkan darah kemudian pihak keluarga korban segera membawanya ke RS Adam Malik. Dan hingga sampai aat ini, Senin (8/7/2019), korban masih menjalani perawatan medis," sebut Kompol Elfianto.


Kemudian sambung Kapolsek, pada hari yang sama setelah peristiwa kejadian pembacokan, anak korban, Juliadi Marbun (20), melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Delitua sesai surat Laporan Polisi : LP/867/K/VII/2019 / spkt/sekta delitua.


"Usai anak korban datang melapor, sekitar pukul 17.00 WIB dihari yang sama, personil Polsek Unit Reskrim menerima informasi dari masyarakat, bahwa pelaku (Enos Tarigan) sedang berada di Jalan Bungga Rampe 3 di awbuah kedai kopi GM54, Kelurahan Simalingkar B, Kecamatan Medan Tuntugan.


"Mendapat informasi tersebut, Unit Reskrim Polsek Delitua yang di pimpin Kanit Reskrim Iltu idem Sitepu SH dan panit luar Iptu A T Pakpahan segera bergerak menuju dimana pelaku berada," sebut Kompol Elfianto.


Kemudian, setelah petugas tiba di TKP penangkapan, petugas melihat pelakun. Lalu, petugas langsung menagkapbpelaku (Enos Tarigan), lalu kemudian membawa pelakubke Polsek Delitua untuk di lakukan pemeriksaan lanjut.(anto)