Pencarian Berita


Kondisi Lalu - lintas, Mulai H-7 Sampai Dengan H+4 Relatif Lancar

Kondisi Lalu - lintas, Mulai H-7 Sampai Dengan H+4 Relatif Lancar

SUMEDANG -- Pengamanan kesiapan penyelenggaraan arus mudik dan arus balik Hari Raya IdulFitri 1440 H di Kabupaten Sumedang yang terintegrasi pada bidang kesehatan, lalu lintas, keamanan, ekonomi, pariwisata dan bencana, dinilai telah berjalan aman, kondusif dan lancar.

Hal tersebut disampaikan Bupati Sumedang, H Donny Ahmad Munir selepas memimpin Apel Gabungan masuk kerja hari pertama pasca-cuti bersama Hari Raya IdulFitri yang dilaksanakan di lapangan Induk Pusat Pemerintahan Sekretariat Daerah Kab. Sumedang, Senin, (10/6/19).

Diterangkan Bupati, dari himpunan data laporan dan hasil pemantauan lapangan yang diterimanya, pelayanan kesehatan di 35 Puskesmas selama arus mudik dan arus balik tahun ini tercatat jumlah pasien yang masuk ke IGD di 35 Puskesmas mencapai 1.538 orang, dengan rincian kecelakaan lalu lintas 196 kasus, Kecelakaan non lalu lintas 120 kasus, luka ringan 196 orang, luka berat 12 orang dan korban meninggal dunia sebanyak 3 orang.

Adapun yang berkunjung ke pusat-pusat kesehatan karena gangguan Penyakit terdiri dari gangguan pencernaan 146 kasus, hipertensi 103, Ispa 145, Diare 88, dan lain- lain 740 kasus, Sedangkan untuk layanan persalinan yang diselenggarakan di 35 Puskesmas, mencapai 216 layanan melalui UGD RSUD Sumedang.

Sebagaimana informasi yang diperoleh dari Direktur RSUD, dr. Hilman Taufiq menyampaikan, jumlah pasien yang masuk UGD mulai tanggal 3 sampai dengan 8 Juni 2019, mencapai 786 orang, dengan rincian kecelakaan yaitu Kecelakaan lalu lintas 46 kasus dan meninggal dunia 3 orang. Sedangkan penyakit meliputi Panas 49 kasus, Diare 42, Dyspepsia 38, DHF 29, Asma 26 dan lain-lain 556 kasus, serta ada sebanyak 103 persalinan selama cuti lebaran tahun ini.

Terkait kondisi lalu lintas, mulai H-7 sampai dengan H+4 terpantau relatif lancar. Namun demikian, di beberapa titik, terutama di depan tempat perbelanjaan terdapat sedikit kemacetan, antara lain depan Jatos dan Griya Jatinangor, depan Pasar dan Griya Tanjungsari, depan Griya dan Jl. Tampomas Sumedang serta depan Alun-alun Cimalaka, dan tengah diberikan solusi yakni dilakukan rekayasa lalu lintas yang bekerja sama dengan jajaran Polres dan petugas Dishub yang disiagakan untuk mengantisipasi puncak arus balik lebaran.

Selain pusat perbelanjaan, diduga kemacetan juga terjadi akibat terjadinya peningkatan volume kendaraan yang melintas di Sumedang. Tercatat, jumlah kendaraan yang masuk dan keluar Sumedang sejak tgl. 29 Mei sampai dengan 8 Juni 2019 berdasarkan 3 pos catat (Samoja, Tomo dan Wado), diperkirakan mencapai sebanyak 1.045.977 kendaraan.

Sementara itu, kondisi di Terminal Ciakar terpantau ada penumpukan penumpang tujuan Jakarta, akibat bis rute Jakarta - Sumedang yang hendak kembali ke Sumedang, terkendala rekayasa one way di Tol Cipali, dimana kondisi ini tengah dikoordinasikan bersama pemilik bis agar dapat menggunakan bis cadangan.

Selanjutnya, para Camat di wilayahnya masing-masing pun dilibatkan dalam rangka kesiapan pengaman pelayanan publik yang diselenggarakan di Kab. Sumedang.

Umumnya, mereka menyatakan secara umum kondisi keamanan di 26 kecamatan di Kabupaten Sumedang relatif kondusif, dengan indikator nihilnya kejadian yang menonjol/luar biasa, karena memang sinergi diantara Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan pun terus mereka jaga dan dioptimalkan.

Berkaitan dengan kondisi 10 bahan kebutuhan pokok di berbagai pasar di wilayah kecamatan, dilaporkan pula ada dalam kondisi relatif stabil, dimana sampai dengan saat ini tidak ada laporan rawan pangan.

Pada aspek lain, berdasarkan laporan dari Kadisbudparpora dan para Camat, berbagai tempat wisata di Kabupaten Sumedang pada lebaran tahun ini juga banyak dikunjungi wisatawan lokal maupun wisatawan pemudik, walaupun memang masih terkendala yakni terbatasnya dukungan infrastruktur (jalan dan sanitasi) di beberapa tempat wisata, kebersihan, serta ketertiban para pengunjung.

Sementara itu, pada bidang Bencana terdapat kejadian bencana di beberapa daerah, yakni bencana kebakaran rumah di Desa Cikadu Kecamatan Situraja dan Desa Cieunteung Kecamatan Darmaraja, beruntung tidak adanya korban jiwa atas musibah tersebut.

Dari berbagai bidang pengamanan pelayanan publik selama arus mudik dan arus balik tahun ini yang dilaksanakan di wilayah Kabupaten Sumedang, Bupati pun menyampaikan apresiasinya kepada seluruh petugas di lapangan yang seharusnya menikmati berkumpul bersama keluarga, namun harus tetap hadir guna melayani masyarakat.

"Ada bagian dari ASN yang menjadi petugas di lapangan. Baik petugas kesehatan, unsur keamanan, ketertiban termasuk jasa pelayanan publik yang lainnya. Dengan demikian, alhamdulilah selama cuti lebaran kemarin pelayan publik di Sumedang dapat tetap berjalan dengan baik," ucap Bupati.

"Tak lupa, saya haturkan terima kasih dan penghargaan kepada para petugas yang telah mendedikasikan di lapangan, semoga menjadi amal ibadah bagi kita semua," pungkasnya.(hms/rls)