Pencarian Berita


Kampung Karuhun Ramai di Kunjungi Wisatawan Lokal

Kampung Karuhun Ramai di Kunjungi Wisatawan Lokal

SUMEDANG -- Hari kelima libur Lebaran (H+5) Idul Fitri 1440 Hijriah, objek wisata Kampung Karuhun di Desa Citengah Kecamatan Sumedang Selatan ramai di kunjungi wisatawan dari berbagai daerah. Hal ini terlihat dari sejumlah kendaraan roda empat maupun roda dua yang terparkir di kawasan wisata Kampung Karuhun, minggu (9/6/2019).

Berdasarkan hasil pemantauan, semakin siang arus lalu lintas menuju lokasi Kampung Karuhun semakin ramai dikunjungi wisatawan, namun hal ini tidak menimbulkan sendatan lalu lintas. Akses jalan ke tempat wisata mulai kembali lancar, para wisatawan yang menggunakan mobil dan motor dengan leluasa dapat berkendara masuk menuju lokasi yang dituju.

Kondisi hari ini jauh berbeda dengan arus lalu lintas pada hari sabtu (8/6). Dimana sebelumnya terjadi penumpukan kendaraan dari dua arah akibat sempitnya akses jalan menuju tempat wisata hingga menimbulkan kemacetan panjang mencapai hampir 3 Km.

Ibu Yuyu, wisatawan asal kota Bandung, mengatakan, dirinya sengaja datang bersama keluarga untuk liburan ke Kampung Karuhun setelah bersilaturahmi lebaran dengan sanak saudara di Sumedang. 

Dia tertarik dan penasaran melihat Keindahan alam Sumedang di Kampung Karuhun yang masih sangat asri. Namun disayangkan, kata Yuyu, akses jalan menuju wisata sempit sehingga menyulitkan para pengendara yang akan masuk  ketempat wisata.

"Kampung Karuhun cukup bagus. Suasana alamnya asri dan masih terjaga, kekurangannya jalan terlalu sempit, saat berpapasan dengan kendaraan lain dari arah berlawanan sulit untuk masuk" kata Yuyu.

Sementara itu pengelola obyek wisata Kampung Karuhun H. Nana mengatakan, libur lebaran kali ini terjadi lonjakan pengunjung yang sangat signifikan jika dibandingkan dengan hari-hari biasanya. Nana menyebutkan, mulai dari satu hari sesudah lebaran hingga sabtu kemarin,  tercatat ada sekitar 5000 orang pengunjung yang datang ke Kampung Karuhun dan diprediksi puncaknya akan terjadi pada hari ini. 

Lanjut dikatakan Nana, rata-rata  wisatawan didominasi dari luar Sumedang. Menurutnya, Fenomena ini merupakan sebuah perubahan paradigma di masyarakat bahwa saat ini Sumedang menjadi Daerah Tujuan Wisata. 

"Jumlah kunjungan ke kampung karuhun cenderung mengalami peningkatan, dari dari itotal pengunjung yang datang ke sini justru 60 % justru didominasi dari orang-orang luar Sumedang. Masyarakat Sumedang juga ada, tapi yang datang kesini dari luar kota yang mudik kesini, kalau orang Sumedang sengaja yang datang kesini relatif kecil hanya 5 sampai 10%, jadi tetap didominasi oleh orang luar Sumedang" kata Nana.

Disinggung mengenai sempitnya akses jalan menuju lokasi wisata, Nana mengharapkan, pemerintah dapat segera melakukan pelebaran jalan dan pembangunan terminal wisata sehingga dapat menampung banyaknya kendaraan dan tidak menimbulkan kemacetan.

"Citengah perlu terminal wisata. Kemarin kami mencatat lebih dari 500 kendaraan masuk ke desa Citengah, mereka balik lagi karena tidak ada lahan parkir. Ini menjadi PR, kedepan kita buatkan dan kita pikirkan terminal desa wisata Citengah" pungkasnya.(hms/pph)