Pencarian Berita


Sengketa Yanto Lawan Asuransi Prudential Berujung damai

Sengketa Yanto Lawan Asuransi Prudential  Berujung damai

BANDUNG - Usai sudah perselisihan antara Yanto Dharma Gunawan yang diwakili para advokat ADBDA (Dr Sahat M.T. Situmeang, S.H., M.H., Ucok Rolando P. Tamba, S.H., M.H., Chrisman Damanik Amd., S.H., Dahman Sinaga, S.H., Anton Saeful Hidayat, S.H., Marco V.B. Malau, S.H., Art Tra Gusti, S.H., CLA dan Neysa Myanda, S.H., melawan PT. Prudential Life Assurance sebagaimana gugatan Nomor : 504/Pdt.G/e-court/2018/PN.Bdg yang terregister di Pengadilan Negeri Bandung Kelas IA Khusus tanggal 9 November 2018. Pasalnya kedua belah pihak telah sepakat berdamai.

Dr. Darwin Pane, SH., MH melalui rilis yang diterima indofakta hari Ini (30/5/2019) mengabarkan,  Perdamaian tersebut terlaksana pada hari Selasa 28 Mei 2019 dengan kesepakatan Prudential membayar klaim atas polis asuransi nomor 55988051 dimana Yanto sebagai pemegang polis.

"Memang dalam perkara ini sempat mediasi dinyatakan oleh Hakim Mediator gagal, namun meski secara formal mediasi dinyatakan gagal kami tetap berjuang agar tercapai keadilan dalam perkara ini, kemudian setelah berunding alot akhirnya menemukan mufakat sehingga terjadilah perdamaian yang kemudian dikuatkan oleh Putusan perdamaian "Acta Van Dading" oleh Majelis Hakim PN Bandung Hari ini," ucap Dahman Sinaga, SH, salah satu kuasa Yanto.

Selaras dengan Dahman,  ditempat lain terkait perdamaian tersebut Dr. Musa Darwin Pane, SH.,MH sebagai Founder dan Pengawas Asosiasi Debitur Bank dan Asuransi (ADBDA) serta ahli hukum FH Unikom menyambut baik Putusan Perdamaian, dimana perdamaian adalah penyelesaian yang terbaik dari yang baik, semoga kedepan asuransi terus menjaga nama baiknya jangan hanya bisa mengutip premi tetapi juga bertanggung jawab membayar klaim karena keadilan untuk semua.

Sebelumnya indofakta pada 19 Maret 2019 lalu telah memberitakan perkara tersebut dengan judul berita : "Tak Penuhi Hak Tanggungan, Yanto Dharma Gugat Prudential." Yanto yang diwakili Biro Hukum Asosiasi Debitur Bank dan Asuransi (ADBDA) dalam gugatannya memperjuangkan hak Yanto Dharma Gunawan atas polis asuransi Prudential Life Assurance Pru Legacy Agency dengan Nama Tertanggung Almarhum Kenzo  Gunawan (anak Yanto) yang telah meninggal dunia. Pasalnya saat Yanto telah melengkapi persyaratan klaim pertanggungan, PT. Prudential menolak untuk memberikan hak Yanto sebagaimana disepakati dalam polis awal.

Yanto melalui kuasa hukumnya telah berulang kali mengundang PT. Prudential untuk melakukan musyawarah namun PT. Prudential tidak pernah menghadiri undangan tersebut. Nomor  Perkara : 504/Pdt.G/2018/PN.BDG dengan Majelis Hakim yang memeriksa perkara tersebut diketuai Sri Kuncoro,S.H., dengan Anggota : Suko Harsono, S.H.,M.H. dan Marolop Simamora, S.H "semua ini saya lakukan demi memperjuangkan Hak Kenzo anak saya yang merupakan tertanggung dari Polis Asuransi PT. Prudential tersebut sehingga saya berharap Majelis Hakim yang memeriksa perkara ini bisa memberikan keadilan yang seadil-adilnya," ucap Yanto.

Selanjutnya Dahman Sinaga,S.H. salah satu kuasa hukum Yanto mengatakan: "sesungguhnya dalam perkara ini saat tenggang waktu mediasi (selama 30 hari) kami sudah beritikad baik mengusulkan perdamaian namun usulan perdamaian kami tidak diterima oleh PT.Prudential life Assurance sehingga mediasi deadlock dan  hari ini tepat pada selasa 19 Maret 2019 adalah sidang pembacaan gugatan, perlu kami sampaikan bahwa ini adalah langkah awal perjuangan ini, kami akan terus menggelorakannya sampai klien kami mendapatkan haknya dan yang lebih penting adalah jangan sampai ada korban lain dari masyarakat yang mengalami nasib yang sama seperti yang dialami klien kami," ungkap Dahman. (Y CHS).