Pencarian Berita


Tak Mau Disetubuhi, Karyawan RM Burung Goreng Dibunuh, Pelaku Di dorr

Tak Mau Disetubuhi, Karyawan RM Burung Goreng Dibunuh, Pelaku Di dorr

SIMALUNGUN - Sadis! Tidak mau disetubuhi, pelaku Ari Saputra (21) warga Huta I, Nagori Silinduk, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun ini Cekik leher pacarnya hingga tewas.

Anehnya, meski sudah dalam keadaan meninggal dunia, pelaku menyetubuhi korban Novita Dewi (18) Karyawan RM Burung Goreng Beringin warga Huta IV Nagori Purba Sari, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun ini.

Setelah merasa puas, Pelaku meninggalkan korban di TKP di Perladangan Ubi, Huta II, Nagori Silinduk, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun dan mengambil handphone milik korban.

Hal tersebut diketahui ketika Sat Reskrim Polres Simalungun bergabung dengan Polsek Serbelawan berhasil mengungkap pelaku yang pada dasarnya ada temuan mayat dengan ciri-ciri menggunakan celana ungu melorot sampai ke paha serta memakai cincin imitasi dan kalung imitasi di Perladangan Ubi, Selasa (21/5/2019) sekira Pukul 17.00 wib.

Selama 15 Jam, setelah mayat korban ditemukan, tim Sat Reskrim Polres Simalungun melakukan penyelidikan dan berhasil menciduk Pelaku dari dalam rumah warga Nagori Silinduk, Rabu (22/5/2019) sekira Pukul 08.30 wib.

Kasat Reskrim Polres Simalungun, AKP Ruzi Gusman SH, SIK, MSi saat dikonfirmasi melalui selulernya, membenarkan kejadian tersebut.

"Ya benar pelaku sudah kita amankan dan saat ini masih dalam pemeriksaan. Dari keterangan pelaku korban dibunuh 5 hari yang lalu bahwa motif perbuatannya ialah pelaku ingin bersetubuh dengan korban, namun korban menolak dan kemudian pelaku menyekap (mencekek) leher korban hingga korban meninggal dunia lalu menyetubuhi korban,"jelasnya.

Saat ditanyai lebih lanjut, AKP Ruzi Gusman menerangkan awalnya setelah  mayat korban ditemukan kemudian di lakukan penyelidikan di ketahui bahwa yang melakukan pembunuhan tersebut di duga teman dekat korban atas nama Ari Saputra.

"Ketika pelaku kita ciduk, ditemukan barang bukti berupa Handphone Samsung Galaxy J2 Prime warna Hitam milik korban dengan Nomor Imei 357464096275836 dan Imei 357465096275833 dan Kereta Honda Beat warna Putih BK 2904 TBC yang di gunakan pelaku untuk menjemput korban sesuai dengan gambar CCTV,"ujarnya.

Sambung AKP Ruzi Gusman, namun saat diamankan pelaku berupaya melawan petugas sehingga di lakukan tindakan tegas terukur kepada tersangka dengan menembak betis kaki pelaku, selanjutnya pelaku dilarikan ke Rumah Sakit Dr Jasmen Saragih Kota Siantar guna di lakukan perawatan.

"Atas perbuatannya, maka pelaku dijerat Pasal 338, 340, 365 KUHP tentang tindak pidana Pembunuhan berencana dan Pasal 80 ayat 3 Jo Pasal 76 huruf C UU RI No 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak,"pungkas Perwira balok tiga emas dipundaknya itu. (Ary)