Pencarian Berita


Disaribudolok, 4 Orang Tewas Disambar Petir, 3 Selamat

Disaribudolok, 4 Orang  Tewas Disambar Petir, 3 Selamat

SIMALUNGUN- Mengenaskan! 4 orang tewas terpanggang dan 3 orang selamat disambar petir di gubuk Perladangan milik Moses Pakpahan di Dusun Parluasan, Nagori Huta Raja, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Selasa (21/5/2019) sekira Pukul 14.00 Wib.

Informasi dihimpun pada saat kejadian, ke 7 warga tersebut sedang berteduh di gubuk perladangan dengan kondisi hujan turun.

Ke 4 korban meninggal dunia di lokasi kejadian dengan kondisi luka bakar antara lain Herbin Sirait (50) dan anaknya Hasudungan Sirait (20). Setelah kejadian, keduanya dibawa ke RS Bethesda Saribudolok.

Kemudian Prisman Purba (18) dibawa ke Klinik Permata Saribidolok dan Rameiyan boru Damanik (15) seorang pelajar, dibawa ke Klinik Permata Saribudolok.

Sedangkan korban yang selamat ada 3 orang yakni Lenni Sandriati Damanik (47), Roslianna Damanik (59) dan Dermi Siagian (40). Pasca kejadian ketiga korban dirawat di RS Bethesda Saribudolok Kabupaten Simalungun.

Seluruh korban juga merupakan warga Dusun Parluasan, Nagori Huta Raja, Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun.

Kapolsek Purba AKP P Simatupang melalui handphonenya saat dikonfirmasi, membenarkan peristiwa tersebut dan atas permintaan keluarga korban tidak dilakukan Autopsi.

Peristiwa tersambar petir itu awalnya diketahui Kapolsek langsung dari Pangulu Nagori Hutaraja R br Purba, dengan LP/03/V/ 2019/SU/Simal/Sek. Purba, Tgl. 21 Mei 2019 sekira Pukul 15.00 wib. Selanjutnya Kapolsek bersama anggota langsung turun ke lokasi memberikan bantuan dan mengevakuasi korban.

Tiba dilokasi kejadian, Petugas melihat 4 korban meninggal dunia dan tiga orang terkapar. Bersama masyarakat para korban pun langsung dievakuasi dan dibawa ke Klinik dan rumah sakit terdekat.

"Menurut para korban yang selamat, ketika itu para korban sedang berada di ladang, namun cuaca mendung, hujan pun turun disertai angin kencang, lalu para korban bersama sama berteduh di gubuk menghindari guyuran hujan, namun tiba-tiba petir menyambar para korban,"terang perwira balok tiga emas dipundaknya itu. (Ary)