Pencarian Berita


Kejati Jawa Barat Serahkan Zakat Mal melalui Baznas Provinsi Jawa Barat

Kejati Jawa Barat Serahkan Zakat Mal melalui Baznas Provinsi Jawa Barat

BANDUNG  - Kejaksaan Tinggi Jawa Barat menyalurkan zakat mal melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Barat sebesar Rp100 juta (seratus juta rupiah) hari ini, 20 Mei 2019.

Melalui rilis yang diterima indofakta dari Kasi Penkum (Kepala Seksi Penerangan Hukum) Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Abdul Muis Ali, SH.,MH menyebutkan, Dana tersebut berasal dari zakat mal yang disalurkan oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat beserta Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, para Asisten dan para pejabat eselon III di Kejaksaan Tinggi Jawa Barat serta seluruh Kepala Kejaksaan Negeri se-Jawa Barat.

Menurut Abdul Muis penyaluran zakat mal dibulan ramadan yang baik ini bapak Kajati Kajati menginisiasi kepada Jajarannya untuk mengumpulkan kewajiban membayar zakat mal di lingkungan wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, dan selanjutnya disalurkan ke Badan Amal Zakat Nasional, untuk kedepannya kegiatan ini diharapkan dapat ditiru oleh pihak lain.

Wakil Ketua IV Baznas Jabar Emryas Soelaiman mengucapkan terimakasih kepada Kejaksaan Tinggi Jawa Barat yang sudah mengkoordinir zakat infak dan sadaqah para karyawannya. "Kita ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada pihak Kejati Jabar atas penyaluran zakatnya melalui Baznas, dengan disatukannya penyaluran zakat ini oleh satu badan resmi pemerintah, insyaAllah lebih berdaya guna, kalau sendiri daya gunanya kurang. Kalau digabungkan akan lebih besar sehingga kita bisa memanfaatkannya itu lebih efektif," kata Emryas sesaat setelah penyerahan zakat mal di kantor Baznas Jl. Soekarno-Hatta No. 458, Bandung, Senin siang (20/5/2019).

Lanjutnya, dana akan disalurkan ke beberapa program. "Ada program pendidikan berupa beasiswa, program pemberdayaan ekonomi kepada masyarakat yang butuh pendanaan yang tidak mampu, lalu ada juga untuk kesehatan, yang melahirkan, operasi karena kecelakaan yang tidak punya BPJS dan asuransi apapun. Selain itu melakukan pembinaan mesjid dan pesantren kepada guru ngajinya," ujarnya.

Emryas berharap ke depan akan lebih banyak lagi instansi pemerintah yang menyalurkan zakat, infak dan shodaqohnya melalui baznas. "Harapan kami ke depan berharap instansi pemerintah yang lain bisa mencontoh Kejati Jabar yang mengkolektifkan penyaluran zakat dari para karyawanya, sehingga dengan mudah dapat kami salurkan secara instan kepada masyarakat yang membubuhkan," tutupnya. (Y CHS).