Pencarian Berita


Program Safari Ramadhan Bank Jogja

Program Safari Ramadhan Bank Jogja

YOGYAKARTA -- Dalam rangka Safari Ramadhan 1440 H, Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat (PD BPR) Bank Jogja memberikan bantuan dana dan takjilan kepada Takmir Masjid Poesaka Notoprajan Yogyakarta, Jum'at sore (10/5/2019).


Di depan Takmir Masjid Poesaka yang diwakili Intinanul Ichwan dan Ruslan Effendi, Kosim Junaedi, SE, MM (Direktur Utama) memperkenalkan PD BPR Bank Jogja. 
"Semula bernama PD BPR Bank Pasar Kotamadya Yogyakarta berdiri pada 12 Mei 1961 di bawah naungan Dinas Pasar Beringharjo Yogyakarta," kata Kosim 

 

Junaedi, yang menambahkan Bank Jogja sempat mengalami beberapa kali perpindahan kantor.
Dijelaskan juga oleh Kosim Junaedi, kegiatan Safari Ramadhan Bank Jogja ini merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan setiap tahun, dengan membagikan takjil dan infak kepada 28 masjid dan mushola di wilayah Yogyakarta sebagai perwakilan 14 kecamatan di Yogyakarta. 


Maksud dan tujuan dari kegiatan Safari Ramadhan Bank Jogja tersebut adalah menjalin silaturahmi Bank Jogja dengan masyarakat untuk lebih mengenalkan Bank Jogja kepada masyarakat dan meningkatkan kepedulian serta sumbangsih Bank Jogja terhadap masyarakat Kota Yogyakarta.


Di bawah kepemimpinan Kosim Junaedi, kini Bank Jogja menjadi BPR terbaik dan terpercaya pilihan masyarakat dengan mengutamakan UMKM. "Semaksimal mungkin kami melibatkan masyarakat," kata Kosim Junaedi.


Meski persaingan perbankan yang semakin ketat, kredit bermasalah di Bank Jogja hanya 0,42 persen. "Lebih rendah dari batas atas OJK dan Bank Indonesia sebesar 5 persen," terang Kosim Junaedi.


Kini, aset Bank Jogja tergolong tinggi untuk ukuran bank milik BUMD Pemkot Yogyakarta. "Bank Jogja sudah diaudit dan dinyatakan sehat," kata Kosim Junaedi.


Salah satu indikator bank sehat, dijelaskan Kosim Junaedi, tercermin dari jumlah kredit bermasalah.
"Prestasi itu membuat warga masyarakat semakin menaruh kepercayaan menabung di Bank Jogja," papar Kosim Junaedi.


Seperti disampaikan Kosim Junaedi, keberadaan bank daerah -- termasuk Bank Jogja -- memberi manfaat konkret bagi masyarakat. "Bank daerah tidak sekadar ikut menyumbang pendapatan asli daerah, tapi juga ikut mengembangkan roda perekonomian daerah," kata Kosim Junaedi. 


PD BPR Bank Jogja akan mengaktualisasikan diri seutuhnya kepada masyarakat, bangsa dan negara.
"Kami menjembatani pemerintah dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di bidang perbankan sehingga masyarakat bisa meningkatkan kesejahteraan hidupnya," papar Kosim Junaedi. 


Ke depan, Bank Jogja menjadi bank yang ada di hati masyarakat. Inovasi-inovasi pun terus dikembangkan. "Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menggenjot kredit pada UMKM," kata Kosim Junaedi. (Affan)