Pencarian Berita


Jelang PPDB, Disdik Jabar dan DPRD Jabar Gelar Raker

Jelang PPDB, Disdik Jabar dan DPRD Jabar Gelar Raker

JABAR --Kian mendekatnya waktu pelaksanaan PPDB,  Disdik Jabar bersama DPRD Jabar melalui Komisi V telah menggelar raker. Raker yang berlangsung baru-baru ini, dari pantauan indofakta dimaksudkan agar pelaksanaan PPDB bisa berjalan lancar, tertib dan tanpa ada aksi protes di kemudian hari terutama di kalangan orang tua siswa

Kadisdik Jabar, Dr. Dewi Sartika dalam paparannya dalam raker menjelaskan untuk pemetaan titik zonasi di Jabar, pihak Disdik Jabar menetapkan 91 zonasi. Titik zonasi tersebut tak hanya ditetapkan berdasarkan melihat jarak, tapi juga melihat ketersediaan SMA di kecamatan tersebut.

Hal tersebut dikarenakan ketersediaan sekolah SMA tidak merata, tidak semua kecamatan di Jawa Barat memiliki sekolah tingkat SMA

"Pemetaan titik ini masukan dari bawah, dari Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), yang bicara dengan kepala sekolah, sehingga dipetakan titik-titik jalan dan sekolah, misalnya ada yang harus muter itu dihitung seperti apa jaraknya.

Penetapan 91 zonasi tersebut diusulkan dari kabupaten/kota, kemudian ke Provinsi dirapatkan bersama pihak Disdik Jabar

PPDB tahun ini, Disdik Jabar tetap mengacu kepada Permendikbud No 51 tahun 2018. "Jadi tetap memakai jalur zonasi 90 persen dan kemudian 5 persen prestasi dan 5 persen perpindahan.

Berkenaan dengan penjelasan tersebut, Wakil Ketua Komisi V DPRD Jabar, Yomanius Untung menjelasakan pihak DPRD Jabar berharap dalam pelaksanaan PPDB ini, jangan timbul gap sekolah elit dan tak elit . Harapan berikutnya, melalui PPDB dapat menghadirkan pemerataan pendidikan.(nur/as)