Pencarian Berita


Ajak Millenial Tertib Lalu Lintas, Polres Kabupaten Tasikmalaya Gandeng Pelajar

Ajak Millenial Tertib Lalu Lintas, Polres Kabupaten Tasikmalaya Gandeng Pelajar

TASIKMALAYA -- Polres Kabupaten Tasikmalaya  menggelar  apel besar generasi millenial dalam rangka millenial road safety festival yang digelar di halaman Setda Kabupaten Tasikmalaya Sabtu(02/02/2019)pagi.


Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakapolres Kabupaten Tasikmalaya Kompol Rikky Aries Setiawan dan dihadiri oleh para PJU Polres Kabupaten Tasikmalaya,Perwira Polres Tasikmalaya serta di Ikuti Oleh Ribuan Pelajar se Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat.


Pada kesempatan tersebut Waka Polres Kabupaten Tasikmalaya Kompol Rikky Aries Setiawan mengatakan, itu kebanyakan, dl dalamnya melibatkan kaum millenial antara usia 17 hingga 35 tahun. "Jadi kita mengajak kepada generasi millenial ini untuk selalu tertib dalam berlalu lintas," papar Wakapolres Tasikmalaya.


Kompol Ricki Juga  mengajak para pelajar agar bersama sama membangun dan meningkatkan kesadaran, kepekaan , kepedulian dan tanggung jawab akan keselamatan berlalu lintas.


Lebih Lanjut Wakapolres Kabupaten Tasikmalaya menuturkan, generasi muda millinial ini tertib dalam berlalu lintas. ,"Jadi angka kecelakaan lalu lintas bisa ditekan. Pada bulan Januari 2019 ini, ada 14 kejadian laka lantas dan 7 orang meninggal,"imbunya.


Dalam apel besar ini, kegiatannya diantaranya gowes festival, pertunjukan pesta seni dari sejumlah pelajar, free style motor dan safety riding.


Berdasarkan data Satlantas Polres Tasikmalaya, kejadian laka lantas di tahun 2018 sebanyak 112 kejadian, atau mengalami kenaikan sebanyak 3 kejadian yang mengakibatkan 63 orang meninggal dunia, 38 orang mengalami luka berat dan 100 orang luka ringan dengan jumlah kerugian sebanyak Rp 213.850.000.


Sementara tahun 2017 lalu, dari 109 kejadian laka lantas, terdapat korban sebanyak 77 orang meninggal dunia, 12 orang luka berat dan 92 orang luka ringan dengan jumlah kerugian mencapai Rp 114.500.000.


Selain laka lantas, kenaikan juga terjadi pada kasus pelanggaran lalu lintas sebanyak 146 kasus atau 0,64 persen. Tahun 2017 tercatat sebanyak 22.794 pelanggaran dan meningkat di tahun 2018 menjadi 22.940 pelanggaran.(andri)