Pencarian Berita


Sikapi Perkembangan Apartement Kemendag Pantau Perijinan

Sikapi Perkembangan Apartement Kemendag Pantau Perijinan

JABAR - Pemerintah merespon trend perkembangan apartement.

Sebagai respon dari kondisi itu, pemerintah melalui Kemendag RI telah menerbitkan Permendag Nomor 51 Tahun 2017 .

Peraturan tersebut, mengharuskan broker apartemen harus ada ijin dalam melakukan aktivitasnya.

Berkenaan dengan terbitnya Peraturan tersebut, seluruh daerah harus mengawasi broker apartemen.

Hal ini, diungkapkan Direktorat PKTN Kemendag  RI, Wahyu Widayat, dalam keterangannya kepada media baru-baru ini.

Menurut Wahyu, sejak diberlakukannya Peraturan tersebut Kemendag secara bertahap telah melakukan pemantauan di beberapa kota.

Dari hasil pemantauan, di Kota Batam 4 Apartemen ijin broker belum ada.

Atas temuan tersebut Kemendag telah mengeluarkan Surat Peringatan agar ijin broker segera diselesaikan.

Temuan tersebut, ujar Wahyu tak menutup kemungkinan terjadi juga di daerah lain sehingga daerah lainnya diminta mengefektifkan pengawasan ijin broker apartemen.

Sementara itu, dalam keterangan terpisah Kabid PKTN Disperindag Jabar, Bismark mengatakan di Jabar sudah ditemukan broker apartemen yang belum mengantongi ijin.

Broker apartemen yang tak mengantongi ijin ditemukan di Kota Bandung dan Kabupaten Bandung.

Disperindag Jabar atas temuan tersebut, telah mengeluarkan Surat Peringatan.

Dalam surat tersebut dihimbau agar menyelesaikan perijinan selambat-lambatnya 6 bulan.

Atas Surat Peringatan tersebut, ujar Bismark Disperindag Jabar dalam waktu 6 bulan ke depan akan mengecek ulang apakah rekomendasi itu sudah dilaksanakan. (nur)