Pencarian Berita


Diduga Ada Kecurangan Warga 8 Desa Minta Anulir Pilkades

Diduga Ada Kecurangan Warga 8 Desa Minta Anulir Pilkades

KARAWANG  - Sejumlah warga di tiga desa di kabupaten karawang belakangan ini menggelar aksi demo secara bergelombang mulai dari kantor BPMPD hingga ke kantor pemkab setempat. Mereka mendesak agar hasil pilkades di di desanya dianulir, atas dugaan adanya kecurangan.      

Aksi demo pilkades lebih awal dilakukan sejumlah warga desa dongkal, kecamatan pedes, di kantor bpmpd. Pendemo itu, mendesak hasil pilkades dianulir, atas dugaan telah terjadi kecurangan            

Nasir, menjelaskan, kecurangan itu ditenggarai adanya pemilih impor, pemilih dibawah umur, dan warga yang tidak didaftarkan didps maupun dpt. Menyusul ada indikasi kecurangan tersebut sempat diprotes saat dilangsungkanya proses pemilihan, hingga disusul aksi demo di kantor kecamatan pedes hinggs di ksntor dpmd karawang.            

Kata nasir, saat dilangsungkan demo di dua tempat, ada panitia pemilihan tingkat desa, yang secara terang terangan mengakui indikasi kecurangan tersebut. Namun entah bagaimana jalan ceritanya, pentolan pejabat pada kantor dpmd tersebut malah menerims hasil pilkades terdebut.          

" kami merasa dibohongi oleh pihak panitia kabupaten tersebut, menyusul telah diterimanya hasil pilkades tersebut. Padahal, jelas jelas ada panitia tingkat desa dongkal yang mengakui sekitar pelaksanaan pilkades adanya indikasi telah terjadi kecurangan, " terang nasir yang diamini warga dongkal lainya.               

Sementara, aksi demo pada, selasa (4/12) secara bersamaan digelar warga desa sungaibuntu, kecamatan pedes, dan desa wadas, kecamatan telukjambe, di depan pintu gerbang bupati. Kedatangan para pendemo yang diperagakan dua warga tadi, sekitar aspirasinya diterima komisi A, DPRD  setempat.             

Ditempat terpisah, drs. Wawan, plt. Kepala dinas dpmd kabupaten karawang, mengakaui dari 67 desa yang menggelar pilkades tahun 2018 ini, ada 8 desa yang dianggap bermasalah menyusul ada protes hasil pilkades. Kata dia ke 8 desa itu diantaranya, desa dongkal, sungaibuntu, kecamatan pedes, desa wadas, kec telukjambe, desa curug, kec. Klari dan 4 desa lainnya.        

Menyusul munculnya aksi demo tadi, pihak berkompeten akan menggelar rapat, guna membahas yang timbul terdebut. " saya tidak ikut pada pertemuan delegasi pendemo dengan komisi A tersebut," tegasnya. (bo/js)