Pencarian Berita


PENTASYARUFAN INFAK PEGAWAI RS PKU MUHAMMADIYAH GAMPING DAN YOGYAKARTA

PENTASYARUFAN INFAK PEGAWAI RS PKU MUHAMMADIYAH GAMPING DAN YOGYAKARTA

SLEMAN -- RS PKU Muhammadiyah Gamping dan Yogyakarta, hari ini mengadakan kegiatan pentasyarufan infak pegawai dan silaturahmi pimpinan RS PKU Muhammadiyah dengan pimpinan persyarikatan Muhammadiyah dan 'Aisyiyah se-Daerah Istimewa Yogyakarta di Gedung Skill Lab Ruang Convention Hall lantai 4 RS PKU Muhammadiyah Gamping, Sleman.

Direktur Bidang Al-Islam, Kemuhammadiyahan dan Bina Ruhani Islam, yang juga ketua panitia pelaksanaan, H. Muhammad Isnawan, SE, MPH, mengatakan, pentasyarufan infak ini diberikan kepada Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) se-DIY serta Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta.

Adapun besaran infak yang disalurkan adalah Rp 10 juta untuk tingkat cabang, Rp 35 juta untuk tingkat daerah dan 75 juta untuk tingkat wilayah. 

"Infak tersebut merupakan ungkapan rasa syukur civitas Hospitalia RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta dan Gamping untuk para penggerak persyarikatan Muhammadiyah di Daerah Istimewa Yogyakarta," kata Isnawan, Ketua Lazismu RS PKU Muhammadiyah.

Sementara itu, anggota Badan Pelaksana Harian (BPH) RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta-Gamping, H. Budi Setiawan, ST, menyampaikan, kegiatan pentasyarufan infak pegawai RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta dan Gamping ini juga merupakan bagian dari wujud nyata ta'awun untuk negeri.

"Kami berharap, infak ini menjadi penyemangat dan penggerak untuk penguatan syiar Muhammadiyah dari tingkat cabang hingga wilayah," ujar Budi Setiawan, yang menambahkan warga persyarikatan Muhammadiyah diharapkan dapat menjaga semangat ta'awun ini dalam bentuk kebaikan apa pun.

Terkait ta'awun ini, untuk PKU misalnya, kita harus bisa terus memberikan dukungan kepada RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta dan Gamping, yang merupakan salah satu amal usaha Muhammadiyah dalam bidang kesehatan untuk kepentingan kesejahteraan dan kesehatan ummat.

Di sisi lain, Direktur Utama Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping, dr. H. Ahmad Faesol, Sp.Rad, M.Kes, MMR, menjelaskan, tasyaruf infak ini sudah lama dilakukan. "Ini merupakan wujud komitmen RS PKU Muhammadiyah Gamping dan Yogyakarta dalam bergerak untuk persyarikatan dan ummat," kata Ahmad Faesol.

Bagi Ahmad Faesol, pihaknya ingin menunjukkan bahwa di amal usaha PKU Muhammadiyah ini, tidak hanya dalam rangka mencari bekal dunia semata. "Kami ingin semuanya berkah," tandas Ahmad Faesol. 

Sehingga, RS PKU Muhammadiyah Gamping dan Yogyakarta selalu berkomitmen untuk bisa melakukan tasyaruf infak ini.

Ditambahkan Direktur Utama RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta, dr. H. Mohammad Komarudin, Sp.A, keberadaan RS PKU Muhammadiyah yang sudah berusia satu abad ini, tak lepas dari dukungan dan doa para warga Muhammadiyah.

"Kami berharap, ke depannya RS PKU Muhammadiyah ini bisa semakin maju dan lebih baik lagi dalam pelayanan," papar HM Komarudin, yang mohon kerjasama dan doa serta dukungannya kepada seluruh warga persyarikatan Muhammadiyah. (Affan)