Mon,19 November 2018


Sidang Kasus Narkoba di PN Blitar Diwarnai Debat

Indofakta 2018-11-07 20:15:07 Hukum / Kriminal
Sidang Kasus Narkoba di PN Blitar Diwarnai Debat

BLITAR - Persidangan kasus penyalahgunaan narkoba yang digelar di Pengadilan Negeri Blitar hari ini Rabu (7/11) sempat diwarnai perdebatan antara saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), dengan Penasehat Hukum (PH) tersangka Dvt, debat yang panjang antara keduanya sampai memakan waktu yang cukup panjang, sehinga Hakim Ketua yaitu Fransiskus Wilfrirdus Mamo SH terpaksa menghentikannya. 

Mantan Kasatkoba sekaligus sebagai penyidik usai sidang sebagai saksi mengatakan kepada wartawan bahwa, "penangkapan tersangka telah sesuai dengan prosedur yang ada, tersangka Dvt adalah TO sejak lama setelah kita adakan penangkapan dan kita proses kemudian BAP juga telah ditandatangani yang bersangkutan, namun demikian kalo mereka mau mengelak dan ingin menghindar dari jeratan hukum ya silakan, yang pasti bukti sudah lengkap pengajuan kita, yaitu dengan jeratan pasal 112 Undang-undang Narkotika yang mengatur tentang kepemilikan narkotika", tandasmya.

Ditempat yang sama Penasehat Hukum Dvt, Suhadi SH, M.Hum mengatakan, "kalau kita cermati jalanya persidangan ini keterangan saksi semakin kental dengan rekayasa, seharusnya kalau sudah dalam persidangan seperti ini berkas harus sudah lengkap", kata Suhadi "ini sidang tidak main-main, kalau kita tanya tentang berkas jawab ada tapi tidak bawa, ya terkesan tidak serius, karena proses penegakan hukum ada 3 potensi melanggar hukum yaitu pertama tindakan sewenang wenang, kedua menyalahgunakan kewenangan dan melebihi kewenangan", tandasnya.

 "Semoga saja kami berharap kepada hakim nantinya bisa arif dan bijaksana dalam memutus perkara ini secara profesional", pungkas Suhadi. (hen's)

Berita Terkait