Tue,13 November 2018


TNI Polri dan Pemerintah Di Kota Tasikmalaya Gelar Doa Bersama untuk Korban JT610

Indofakta 2018-10-30 12:31:37 Daerah
TNI Polri dan Pemerintah Di Kota Tasikmalaya Gelar Doa Bersama untuk Korban JT610

TASIKMALAYA -- Musibah jatuhnya pesawat Lion Air Jt610 yang menewaskan 189 orang membuat keprihatinan semua pihak di Tanah Air, Jajaran Kepolisian,TNI dan pemerintah Kota Tasikmalaya,menggelar doa bersama untuk para korban. Doa bersama  digelar di halaman mapolres Tasiknalaya Kota usai Apel Ops Zebra Lodaya 2018 Selasa(30/10/2018).

Doa bersama dipimpin Kapolres Tasikmalaya Kota di dampingi Dandim 0612,Danlanud Wiryadinata,Serta Sejumlah Muspida Kota Tasikmalaya.

Mereka mendoakan agar para keluarga penumpang lion air diberikan ketabahan serta korban diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan yang maha kuasa.

Saat doa berlangsung anggota TNI,Polri,Satpol PP serta sejumlah siswa dan siswi beberapa sekolah di Kota Tasikmalaya Jawa Barat, tampak khusyuk dan khidmat.

Selain itu mereka  juga berharap pula agar proses evakuasi berjalan lancar dan semua korban bisa ditemukan.

Meski kecil kemungkinannya mereka berharap masih ada korban penumpang pesawat yang selamat.

Proses evakuasi melibatkan tim sar gabungan bisa berjalan lancar,cepat hingga segera tuntas.

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Febry Kurniawan Ma'Ruf usai pimpin apel mengatakan,"pada kesempatan ini kebetulan memang waktu yang bersamaan kemarin kita ketahui bersama bahwa pesawat lion air dengan penumpang yang cukup banyak terjadi  kecelakan sehingga memakan korban termasuk diantaranya anggota polri Ujarnya.

Lebih lanjut Kapolres Menuturkan,"pada kesempatan ini kami mangfaatkan bersama-sama semuanya TNI,Polri serta sejumlaj elemen di Kota Tasikmalaya,Jawa Barat ini untuk melakukan doa bersama.

Seperti diketahui,pesawat tersebut jatuh saat melakukan penerbangan dari cengkareng menuju pangkalpinang. Pesawat mengalami kecelakaan setelah lepas landas dari bandara Soekarno Hatta pada senin pukul 06.20 wib pagi lalu.

Pesawat yang jatuh ini mengangkut 178 orang penumpang dewasa,satu penumpang anak-anak dan dua penumpang bayi,dalam penerbangan tersebut terdapat tiga pramugari yang sedang melakukan pelatihan dan satu orang teknisi.

Pesawat dengan regitrasi PK-LQP jenis boeing 737 max 8 itu diproduksi pada tahun 2018 dan baru dioperasikan oleh Lion Air sejak 15 agustus 2018.

Pesawat diterbangkan capt bhavye suneja dengan copilot harvino bersama enam awak kabin pesawat kalinya.(andri)

Berita Terkait


 Terbaru