Tue,13 November 2018


Erwan Setiawan membuka Acara Jambore Kebangsaan Tahun 2018

Indofakta 2018-10-29 15:55:34 Daerah
Erwan Setiawan membuka Acara Jambore Kebangsaan Tahun 2018

SUMEDANG -- Yel-yel "Siapa kita Indonesia, Siapa kita Indonesia, Siapa Kita Sumedang dan Jambore Kebangsaan tahun 2018" diucapkan oleh para peserta Jambore dengan lantang dan penuh semangat pada saat Wakil Bupati Sumedang H. Erwan Setiawan membuka Acara Jambore Kebangsaan Tahun 2018 bertempat di Aula Tampomas, Senin (29/10).

Tampak hadir pada acara tersebut Kepala Kesbangpol Rohayah Atang, SH, Danramil Jatinangor Kapten Infantri Budi sebagai narasumber, para pelajar Sma/Smk serta para mahasiswa di wilayah Sumedang Kota yang berjumlah 150 orang. 

Acara Jambore Kebangsaan Tahun 2018 tersebut mengusung tema "Melalui Jambore Kebangsaan Merawat Keberagaman Memperkuat Solidaritas Cinta Tanah Air".

Kepala Kesbangpol Rohayah Atang, SH, dalam laporannya menyampaikan maksud diselenggarakannya kegiatan Jambore Kebangsaan tahun 2018 adalah untuk memupuk dan memahami rasa nasionalisme, mewujudkan rasa persatuan bangsa dan mampu bersikap dan mencerminkan nilai-nilai kebangsaan bagi generasi muda bagi penerus cita-cita bangsa. 

"Adapun tujuan dari kegiatan ini yaitu menambah wawasan dan pengetahuan tentang makna dari jambore kebangsaan, menumbuhkan semangat wawasan kebangsaan dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa, meningkatan rasa memiliki terhadap Negara dan Bangsa Indonesia serta meningkatkan pemahaman dan wawasan Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tungga Ika dan NKRI, "ujarnya. 

Sementara itu Wakil Bupati Sumedang H Erwan Setiawan mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan ini karena dipandang sangat penting, disamping merupakan ajang silaturahmi juga untuk memberikan pembekalan dan semangat kebangsaan di Kabupaten Sumedang. 

"Saya berharap dengan adanya kegiatan ini bisa memberikan pemahaman kepada generasi muda di Kabupaten Sumedang tentang arti penting rasa Nasionalisme Kebangsaan NKRI yang memiliki ciri kebinekaan yaitu ras, suku, budaya dan agama. Dan kita bertekad untuk menjadi satu bangsa, satu tanah air dan satu bahasa yaitu Indonesia",pungkasnya.(hms/rls)

Berita Terkait


 Terbaru