Mon,19 November 2018


Kritisi Pembangunan Kepariwisataan Dan Kebudayaan

Indofakta 2018-10-29 12:04:26 Politik
Kritisi Pembangunan Kepariwisataan Dan Kebudayaan

JABAR - Dari laporan yang diterima, untuk  tahun 2019 mendatang, Pemprov. Jabar mengalokasikan anggaran untuk pembangunan sektor pariwisata dan kebudayaan.

Jika dalam penyusunan anggaran tak berubah, anggaran yang spektakuler, jumlahnya mencapai Rp.200 miliar.

Seiring dengan rencana besarnya anggaran untuk pembangunan pariwisata dan kebudayaan, hal teknis pelaksanaannya patut untuk dikritisi.

Hal ini, diungkapkan Anggota Komisi II DPRD Jabar, Gina Fadlia Swara dalam keterangannya kepada media pekan ini.

Gina, dalam keterangannya memaparkan anggaran yang besar untuk pembangunan sektor pariwisata dan kebudayaan dengan mempertimbangkan potensi sangat realistis karena potensi yang pariwisata dan kebudayaan sangat besar dan kondisinya masih perlu dikembangkan.

Alokasi anggaran yang besar, dari sisi teknis harus memprioritaskan infrastruktur yang digunakan menuju daerah objek wisata.

Selanjutnya dukungan sarana dan prasarana seperti gedung kesenian juga menjadi perhatian.

Untuk sarana dan prasarana ini, diakui sudah ada di beberapa daerah seperti Kampung budaya di Karawang.

Namun, sarana tersebut kurang dari sisi pemeliharaan sehingga kondisinya kumuh sehingga kurang menarik.

Jika infrastruktur berikut sarana sudah terselesaikan,baru kegiatan even pariwisata dan kebudayaan bisa efektif dilaksanakan.

Hal yang tak kalah pentingnya, ujar Gina diperlukan langkah nyata pembinaan budayawan. (nur/as)

Berita Terkait