Mon,19 November 2018


UAD Yogyakarta Adakan Pelatihan Kader Bangsa Nasional

Indofakta 2018-10-26 12:04:20 Edukasi
UAD Yogyakarta Adakan Pelatihan Kader Bangsa Nasional

KULON PROGO -- Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta menyelenggarakan Pelatihan Mahasiswa Kader Bangsa (PMKB) tingkat nasional pada 26-28 Oktober 2018 di SMA Muhammadiyah Al Manar, Galur, Kulon Progo, diikuti 105 mahasiswa utusan dari 21 Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) yang ada di 11 provinsi di Indonesia.

Dalam pelaksanaannya kali ini, UAD Yogyakarta bekerja sama dengan Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, SMA Muhammadiyah Al Manar Galur, PT Pilar Graba Inti, BPD Syari'ah, dan Roti Papa Cookies.

Seperti disampaikan Wakil Rektor III UAD, Dr. Abdul Fadlil, MT, ketika membuka acara, kegiatan PMKB tingkat nasional ini menjadi salah satu dasar pijakan untuk mengantarkan mahasiswa sukses di masa depan.

"Bagi mahasiswa, pelatihan ini bisa menambah poin Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI). Dan kami berharap para peserta dapat menjadi kader Muhammadiyah, kader umat dan kader bangsa," kata Abdul Fadlil.

Ditambahkan Abdul Fadlil, hal itu juga sebagai kader Muhammadiyah yang bertanggung jawab dalam keberlangsungan Muhammadiyah, ummat, dan bangsa Indonesia.

Sementara itu, dijelaskan Kepala Biro Mahasiswa dan Alumni (Bimawa) UAD, Dr. Dedi Pramono, M.Hum, pelatihan ini diadakan bertepatan dengan momentum Sumpah Pemuda. Selain itu, pemilihan lokasinya di tempat amal usaha Muhammadiyah (AUM) dan dekat dengan masyarakat.

Dalam acara ini ada seminar, pelatihan softskill, dan pengabdian kepada masyarakat. Jadi, pelatihannya tidak hanya teori saja. 

"Implementasi pelatihan langsung terjun ke masyarakat," kata Dedi.

Menurut Dedi,

dari pelatihan ini akan diberikan tiga jenis sertifikat kepada mahasiswa peserta: sertifikat seminar, pelatihan softskill, dan pengabdian kader kebangsaan.

Di sisi lain, Wakil Rektor IV, Prof. Dr. Sarbiran, M.Ed, Ph.D, memberikan empat frasa motivasi bagi peserta: aku pikir, aku rasa, aku bisa, aku sukses. 

Dengan kata-kata motivasi ini, mahasiswa kader bangsa menjadi berpikiran positif dan visioner. "Jadi, seperti apa pun permasalahannya harus bisa memecahkan dan menemukan solusi," tandas Sarbiran.

Pelatihan ini diikuti mahasiswa UAD Yogyakarta, Universitas Aisyiyah (Unisa), UM Yogyakarta, UM Surakarta, UM Jakarta, UM Bengkulu, Uhamka, UM Tasikmalaya, UM Cirebon, UM Magelang, UM Purwokerto, UM Purworejo, Unimus, UM Banjarmasin, UM Kalimantan Timur, STKIP MBB, UM Jember, UM Sidoarjo, Unismuh Makassar dan UM Kendari. (Affan)

 

Berita Terkait