Tue,13 November 2018


Legislatif Jabar Akui Ada Program Pemprov. Jabar Yang Ditolak

Indofakta 2018-10-15 10:48:39 Politik
Legislatif Jabar Akui Ada Program Pemprov. Jabar Yang Ditolak

JABAR -- Beberapa kalangan di DPRD Jabar,mengakui ada program Pemprov. Jabar yang ditolak sehingga program tersebut batal diluncurkan dalam APBD Perubahan tahun 2018.

Hal ini, diungkapkan Sekretaris FPKS DPRD Jabar, Abdul Hadi Wijaya, dalam keterangannya kepada media pekan ini.

Menurut Abdul Hadi, program yang ditolak adalah pengadaan Handphone (HP) untuk para RW Se- Jabar.

Dari paparan TAPD, rencananya program tersebut diperuntukkan untuk penguatan informasi dan komunikasi di instansi pemerintah.

Adapun anggaran yang diusulkan sebesar Rp. 75 miliar, dengan rinciannya Rp. 73,2 miliar untuk pengadaan 52.000 unit Hp dan Rp. 1,8 miliar untuk pengadaan WiFi.

Dari sisi program diakui realistis karena bermanfaat untuk menunjang kinerja  pemerintah .

Namun, ditolaknya program tersebut disebabkan dari aturan kewenangan karena pembinaan RT merupakan tanggung jawab di tingkat Pemkab/Pemkot.

Hal yang sama diungkapkan Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD Jabar, Daddy Rohanady.

Menurutnya, salah satu alasan mengapa pengadaan Hp untuk RW ditolak disebabkan waktu pelaksanaan Perubahan APBD tahun 2018 hanya 3 bulan, minus waktu lelang.

Dari informasi yang diterima perusahaan penyedia Hp untuk kurun waktu 3 bulan hanya menyanggupi 1.000 unit Hp.

Selanjutnya, ujar Daddy dana sebesar Rp. 75 miliar akhirnya dialokasikan untuk penyertaan modal bank bjb. (nur)

Berita Terkait


 Terbaru