Pencarian Berita


Pengidap Gizi Kronis Banyak ditemukan di Halsel

Pengidap Gizi Kronis Banyak ditemukan di Halsel

HALMAHERA SELATAN - Pengidap gizi kronis pada anak atau yang dikenal dengan nama stunting, banyak ditemukan  di Halmahera Selatan (Halsel). Bahkan tercatat Kabupaten Halsel mengoleksi pengidap stunting terbanyak dari kabupaten Kota di Maluku Utara.  Karena itu, Kabupaten Halsel juga ditetapkan sebagai salah satu daerah dari 100 daerah kabupaten/kota yang ikut dalam program pencegahan stunting alias pencegahan gizi kronis yang membuat pertumbahan anak tidak normal. Kabupaten Halsel menjadi satu-satu daerah yang mewakili Malut masuk dalam program Nasional tersebut.


Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Halsel, Ahmad Rajak kepada wartawan, Selasa (25/9/2018) mengatakan, sesuai dengan pertemuan Dinkes Provinsi dan Dinkes Halsel, ada 20 desa yang ditetapkan masuk program Nasional pencegahan stunting sebagaimana hasil monitoring, dimana 10 desa ditetapkan oleh pihak Provinsi Malut dan 10 desa ditetapkan oleh Dinkes Halsel. "Memang pengidap Stunting cukup tinggi di Halsel. Dari 10 kabupaten kota yang ada di Malut, hanya Halsel yang ikut dalam program pencegahan stunting. Kami melibatkan 10 puskesmas yang ada di Halsel untuk memantau langsung setiap 2 desa dalam melakukan pencegahan stunting,"tukasnya.


Mantan Kadis Perhubungan Halsel itu menghimbau masyarakat agar mewaspadai kekurangan gizi kronis yang bisa berakibat kegagalan mencapai tinggi badan normal pada bayi atau stunting. "Istilah stunting digunakan untuk menggambarkan gangguan pertumbuhan atau status gizi anak yang ditandai dengan tinggi badan atau panjang anak tidak sesuai dengan umurnya Oleh karena itu dengan adanya program dari pusat ini kami berharap masyarakat bisa tercegah dari stunting"imbuhnya. (Iron)