Pencarian Berita


Koh Asun Sang Penyuap Mantan Bupati Subang Diadili Tipikor Bandung

Koh Asun Sang Penyuap Mantan Bupati Subang Diadili Tipikor Bandung

BANDUNG - Usai Pengadilan Tipikor Bandung menghukum Miftahudin dan mantan Bupati Subang, kini pengadilan tersebut  mulai mengadili Puspa Sukrisna alias Koh Asun. Bos PT. PBM ( Pura Binaka Mandiri) tersebut didakwa telah menyuruh Miftahudin dan turut serta melakukan untuk memberikan uang  kurang dari Rp1.275.000.000,-

Perkara suap tersebut berawal dari Miftahudin (saat ini sudah narapidana)  dipertemukan oleh Data alias Darta dengan H. Soni oleh Wawan Sutarmas pada awal Januari 2016. Dalam pertemuan itu H. Soni mengatakan ada temannya bernama Miftahudin yang mengurus ijin perusahaan nya. Data lalu diajak ke kantor Miftahudin di jalan Sedayu No. 109 Subang. Dalam pertemuan itu Miftahudin mengatakan sedang mengurus ijin prinsip perusahaannya PT. PBM seluas 105 ha dan PT. ASP seluas 75 ha. Miftahudin juga menyampaikan bahwa di lokasi tersebut terdapat juga ijin perusahaan PT. SC (Surya Cipta).

Lalu, Data membawa Miftahudin ke rumah dinas Wakil Bupati Subang. Dalam pertemuan tersebut   Imas Aryumningsih mengatakan dapat dibantu kalau sesuai prosedur. Setelahnya Data mendatangi kantor Miftahudin dengan menawarkan pengurusan ijin kedua perusahaan dengan harga Rp2.500/m2 dikali 180 ha = Rp4,5 milyar.  Dari jumlah tersebut, sebesar Rp2.700.000.000,- nantinya akan diberikan kepada Imas Aryumningsih dan pihak DPMPTSP Kabupaten Subang akhirnya disetujui oleh Koh Asun sebesar Rp1.700.000.000,- Menindaklanjuti kesanggupannya, uang lalu ditransfer kepada Data terkait pengurusan izin prinsip dan izin lokasi PT. ASP dan PT. PBM dan PT. ASP secara bertahap sampai berjumlah Rp1.725.000.000,-

Pada bagian lain, Penuntut Umum KPK Dody Sukmono, Dkk menyebutkan bahwa uang yang telah diterima oleh Data dipergunakan untuk Pemasangan Baliho dengan gambar Imas Aryumningsih sebagai calon Bupati Subang periode 2018 - 2023 sebesar Rp10.000.000,- Sewa mobil Alphard untuk kampanye Imas Rp20.000.000,-. Pembuatan foto branding Imas dan Sutarno Rp11.200.000.00, Sawer Musik saat Penetapan Imas jadi calon Bupati Subang Rp5.000.000.00, Biaya bensin, makan minum dan sebagainyaRp64.722.000,-. Selain untuk keperluan Imas, Data juga membagi ratusan juta rupiah kepada sejumlah orang di lingkungan DPMPTSP dan sebagainya. 

Tindakan Miftahudin yang  adalah memberikan uang dengan total Rp1.275.000.000,- (satu milyar dua ratus tujuh puluh lima puluh juta rupiah) yang kesemuanya untuk keperluan kampanye Imas Aryumningsih sebagai Bupati Subang periode 2018 - 2023 dan untuk pihak DPMPTSP Kabupaten Subang. Pada tanggal 2 Februari 2018, Imas Aryumningsih menandatangani izin prinsip untuk PT. PBM dan PT. ASP.  

Dihadapan Majelis Hakim yang diketuai Dahmiwirda D, SH.,MH, dkk ( 24/9/2018) PU KPK menyatakan bahwa perbuatan terdakwa melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a UU RI Nomor 31 Tahun 1999 Tentang PTPK (Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi) sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 Tentang PTPK  jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana jo. Pasal 64 ayat (1) KUHPidana. (Y CHS).