Tue,16 October 2018


Polisi Gadungan, Acungkan Pistol & Peras Warga

Indofakta 2018-09-20 19:58:06 Hukum / Kriminal
Polisi Gadungan, Acungkan Pistol & Peras Warga
SIMALUNGUN -- Mengaku Polisi di Polres Simalungun, Sudirman (38) ancam dan Peras korban Abdul Kenedy (38) warga Huta III, Nagori Marihat Bukit, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun dengan mempergunakan Pistol dirumah korban, Rabu (19/9) sekira Jam Jam 23.30 wib.

    

Aksi nekad pelaku yang diketahui warga Desa Penampaan, Kecamatan Deleng Pokhikisen, Kabupaten Aceh Tenggara itu membuat warga Huta III ketakutan.

   

Ceritanya, kejadian itu Rabu (19/9) sekira Jam Jam 23.30 wib, pada saat korban sedang berada dalam pekarangan rumahnya, datang seorang laki-laki yang tidak ia kenal mengaku sebagai anggota Polri dari Polres Simalungun.

    

Setelah dekat, pelaku mengatakan mencurigai korban, lalu langsung melakukan pemeriksaan dan penggeledahan badan korban sambil mengacungkan senjata jenis pistol.

   

Karena tidak ada ditemukan apa-apa dari badan korban, lalu  pelaku mengambil uang yang ada di saku korban sambil meninggalkan korban begitu saja.

   

Merasa curiga dan tidak terima atas kejadian itu, lalu korban melaporkan peristiwa tersebut kepada Pangulu selanjutnya Pangulu menghubungi Kapolsek Bangun AKP Putra Jani Purba.

   

Tak lama setelah menerima laporan via telepon itu Petugas Opsnal Polsek Bangun dipimpin Kanit Serse Ipda Dwi Iven Siregar berangkat ke TKP dan menjumpai korban untuk meminta keterangan tentang peristiwa dimaksud dan menjumpai pelaku.

    

Bukannya menyerahkan diri, namun pelaku malah melawan dengan mengatakan jangan main main sama saya, nanti jadi kita yang saling tembak-tembakan disini, sambil mengacungkan senjata jenis pistol.

    

Melihat tingkah pelaku, petugas mengatur strategi dan mengepung pelaku serta meminta untuk melepaskan senjatanya, kalau tidak akan dilakukan tindakan Kepolisian.

    

Meski sudah disarankan, pelaku tidak menghiraukan himbauan tersebut oleh petugas opsnal Polsek Bangun langsung melakukan pengepungan dan penangkapan terhadap pelaku dan menyita senjata milik pelaku yang ternyata hanya pistol mainan.

    

Dari pelaku disita barang bukti berupa 3 lembar pecahan uang Rp 100 ribu, mancis berbentuk pistol dan buah borgol atau gari. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya maka pelaku berikut barang bukti langsung diboyong ke komando guna diproses penyidikan lebih lanjut

    

“Ya benar, pelaku melakukan Pengancaman dan Pemerasan dengan mempergunakan Pistol mainan kepada korban dengan mengaku sebagai anggota Polri pada Polres Simalungun. Atas perbuatannya maka pelaku dijerat Pasal 368 ayat (2) Yo Pasal 365 KUHP,”sebutnya.(Gir)

 

 

Berita Terkait