Tue,16 October 2018


Gagalkan Lelang Eksekusi PT. Bank BTPN Yeni Yuhaeni, Dkk Ajukan 13 Petitum

Indofakta 2018-09-19 18:37:34 Hukum / Kriminal
Gagalkan Lelang Eksekusi PT. Bank BTPN Yeni Yuhaeni, Dkk Ajukan 13 Petitum

BANDUNG - Saat ini Yeni Yuhaeni dan Drs. Heri Tantan Sumaryana, MSi sedang melakukan upaya untuk menggagalkan eksekusi HT (Hak Tanggungan) Atas Nama Debitur Yana Suryana yang Diterbitkan oleh PT. Bank Tabungan Pensiunan Nasional, Tbk (BTPN) Mur Regional Jawa Barat 1, Bandung, Jalan Ahmad Yani No. 618 Bandung Jawa Barat ke Pengadilan Negeri Bandung Kelas I A Khusus. 

Menurut M.Irwan Yustiarta, SH saat dikonfirmasi indofakta.com, selaku salah satu Kuasa Hukum Para Pelawan dalam perkara No. 351/Pdt.G/2018/PN. Bdg tersebut  antara lain menyebutkan sebanyak 13 butir petitum/tuntutan sudah disebutkan dalam materi gugatan yaitu : 1. Menyatakan Perlawanan para Pelawan (Yeni Yuhaeni dan Drs. Heri Tantan Sumaryana, MSi, red) adalah tepat dan beralasan ; 2. Menyatakan Pelawan I dan II adalah Pelawan yang baik dan jujur ; 3. Menyatakan Pelawan I dan II mempunyai kompetensi dan kepentingan hukum atas Pengumuman Lelang Eksekusi HT atas nama Debitur Yana Suryana dengan objek berupa tanah dan bangunan dengan SHM No. 6516 (an. Widianingrum Fitri) dengan luas tanah 170 m2 di jalan Cukang Kawung No. 36 Rt 008 Rw 13 Kelurahan Cigadung Kecamatan Cibeunying Kaler Kota Bandung Provinsi Jawa Barat ; 4. Menyatakan Yeni Yuhaeni adalah pemilik sah atas tanah dan bangunan dengan SHM No. 6516 a. Widianingrum Fitri seluas 170 m2 ; 5. Menyatakan tidak sah nya Lelang Eksekusi HT terhadap tanah dan bangunan tersebut ; 6. Menghukum Yana Suryana untuk mengembalikan tanah dan bangunan dengan SHM No. 6516 Atas nama Widianingrum Fitri seluas 170 m2 kepada Yeni Yuhaeni ; 7. Menyatakan Yana Suryana secara hukum melanggar prinsip-prinsip pemberian kredit kepada PT. Bank BTPN ; 8. Menyatakan Yana Suryana melakukan perbuatan melanggar hukum dengan tidak menghubungi pihak Yeni Yuhaeni dan Drs. Heri Tantan Sumaryana untuk melakukan verifikasi faktual atas objek jaminan Widianingrum Fitri ; 9. Menyatakan PT. Bank BTPN  tidak melakukan pemeriksaan objek jaminan milik Widianingrum Fitri baik secara verifikasi administrasi yang dihubungkan dengan verifikasi faktual dalam hal kepemilikan objek jaminan yang sebenarnya dalam pemberian kredit ; 10. Memerintahkan kepada Notaris/PPAT Yani Setiani untuk membuat AJB (Akta Jual Beli) antara Yeni Yuhaeni/Drs. Heri Tantan Sumaryana dengan Yana Suryana ; 11. Memerintahkan PT. Bank BTPN dan Yana Suryana untuk memperbaharui sertifikat sesuai dengan Surat Formulir Pembayaran dan Kesepakatan lokasi pembelian tanah dan bangunan ; 12. Menghukum PT. Bank BTPN, Yana Suryana, Widianingrum Fitri dan Notaris/PPAT Yani Setiani secara tanggung renteng untuk membayar biaya perkara dan 13. Menyatakan Putusan perkara tersebut dapat dijalankan terlebih dahulu meskipun timbul upaya hukum lainnya. 

Semua petitum/tuntutan adalah karena kliennya sudah membeli 1 (satu) unit kavling tanah dan bangunan berlantai 2 (dua) di Blok FG Tipe Saphire dengan luas tanah 170 m2 dan luas bangunan 166,56 m2 yang berlokasi di Perumahan Cluster D'Platinum Cikutra Bandung Jalan Cukang Kawung No. 36 Kelurahan Cigadung Kecamatan Cibeunying Kaler Kota Bandung dengan pembelian kepada Yana Suryana, SE dan Widianingrum Fitri menggunakan atas nama PT. Raka Media Swatama dimana Yana sebagai pemilik perusahaan tersebut dengan jabatan Direktur dan istrinya Widianingrum Fitri/istri Yana sebagai pemilik yang juga sebagai penjual tanah dan bangunan tersebut, kata M. Irwan (19/9/2018).

Pembelian tanah berikut bangunannya dibeli oleh Yeni Yuhaeni dan Heri Tantan Sumaryana pada tanggal 27 OKtober 2010 seharga Rp1.200.000.000,-  (satu milyar dua ratus juta rupiah) dengan pembelian tunai berjangka dimana setelah pembayaran booking fee Rp10 juta berikut Rp600 juta dan sisa anggaran sebesar Rp600 juta dibayar dengan 4 (empat) kali angsuran masing-masing sebesar Rp150 juta. Pembayaran sudah selesai per 22 April 2011. Hingga berita ini ditayangkan, indofakta sudah mencoba memohon konfirmasi kepada Notaris/PPAT Yani Setiani, SH terkait kasus ini dan belum memberikan konfirmasinya. (CHS).

Berita Terkait