Tue,16 October 2018


Cewek Berjilbab Curi Perhiasan Sembunyi di Kolong Mobil

Indofakta 2018-09-14 20:13:48 Daerah
Cewek Berjilbab Curi Perhiasan Sembunyi di Kolong Mobil
SIMALUNGUN -- Mencuri didalam rumah seorang Guru Madrasah Aliyah Negeri (MA) Pematang Bandar, warga Perumahan Kerasaan I, Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun mendadak heboh, Jumat (14/9) sekira Jam 10.00 wib.

    

Pasalnya pelaku Bunga (Nama Samaran) seorang cewek berjilbab mengaku warga Kota Kisaran, Kabupaten Asahan itu kepergok mencuri didalam rumah milik korban Pak Amsar (50) dan berondok dibawah kolong mobil yang berada digarasi.

    

Bunga yang masih berusia 15 tahun ini menjadi tontonan warga sekitar karena dinilai dari usia dan raut wajahnya diluar dari dugaan, akan tetapi pelaku nekad sendiri masuk kedalam kamar korban mencuri perhiasan berupa gelang emas dan kalung emas yang disimpan dilaci lemari kamar.

    

Ceritanya, korban Pak Amsar sedang pergi ke Sekolah mengajar, tetapi istrinya Mak Amsar jualan kelontong dirumahnya dan duduk di warung depan.

     

Pelaku yang sudah membaca situasi langsung masuk dari Pintu Garasi mobil belakang rumah langsung masuk ke kamar milik korban menggasak perhiasan emas dari laci lemari.

     

Belum merasa puas, pelaku membuka pintu kamar anak korban bernama Amsar, padahal Amsar sedang berada di dalam kamar, spontan pelaku langsung sembunyi di bawah kolong mobil.

    

Kemudian Amsar keluar dari dalam kamar, bertanya kepada ibunya,”Siapa cewek berjilbab tadi mak,”tanyanya, lalu ibunya menjawab,ngak tau aku,”jawabnya. Amsar pun berusaha mencari pelaku dan ternyata sembunyi dibawah kolong mobil.

      

Melihat hal itu, Amsar langsung memegang tangan pelaku dengan kuat supaya pelaku tidak bisa lari, saat ditanya pelaku hanya diam dan tunduk lesu. Saat diperiksa laci lemari korban, ternyata dua buah perhiasan mas hilang.

    

Lalu Amsar memeriksa kantong pakaian pelaku berisi rokok dan mancis, ketika didesak, pelaku pun kembali ke kolong mobil dan mengambil dua perhiasan emas yang disimpan di bagian bawah kolong mobil.

    

Setelah itu, Mak Amsar menghubungi pak Amsar, tak berapa lama tiba dirumah lalu memanggil Kepling kerumah korban. Selanjutnya bersama Kepling, pelaku pun digiring dan diserahkan ke SPKT Pos Polisi Kerasaan.

      

Informasi dihimpun, sebelum masuk kedalam rumah korban, pelaku berjalan kaki keliling komplek Perumahan Kerasaan, awalnya mendatangi rumah pak Joni dengan modus pura-pura meminta air minum, namun pak Joni tidak memberinya, lanjut ke rumah Pak Kiki tetapi pelaku tidak direspon.

    

Menurut cerita warga dikomplek Perumnas Kerasaan itu juga sudah sering kemalingan handphone dari dalam rumah seperti dirumahMak Agung dua unit handphone hilang dan didalam rumah mak Amar juga kehilangan handphone.

     

Mak Amsar saat disambangi dirumahnya, sekira jam 11.30 wib, membenarkan kejadian tersebut. “Ya aku tadi pas duduk di depan jaga warung, padahal pelaku masuk dari pintu belakang rumah jadi aku tidak perhatikan. Ia masuk kamarku mengambil perhiasannku, kalau ditotal mencapai Rp 20 Juta,”sebutnya.

      

Masih Mak Amsar menerangkan, pada saat membuka pintu kamar ketiga, anaknya bernama Amsar yang ketepatan berada di dalam kamar memperhatikan pelaku.

     

“Ada tiga kamar, dua kamar sudah dipreteli, tinggal kamar anakku Amsar, pas buka pintu kamar Amsar melihat pelaku berjilbab, lalu menangkap pelaku sembunyi dibawah kolong mobil. Pelaku sudah kami serahkan ke Pos polisi Kerasaan,”jelasnya.

     

Saat disambangi di Pos Polisi Kerasaan, pelaku serta petugas jaga piket sudah tidak ada lagi di Pos, warga sekitar Pos polisi mengatakan bahwa pelaku sudah dibawa ke Polsek Perdagangan.

    

Plt Kapolsek Perdagangan, Iptu Zikri Muamar SIK saat dihubungi via selulernya, mengatakan bahwa pelaku belum berada di Polsek Perdagangan. “Pelaku belum ada di Polsek dan belum ada informasi sama kita, akan kita cek dulu,”singkat perwira balok dua emas dipundaknya itu. (Gir)

 

 

Berita Terkait