Tue,16 October 2018


Peras Anak Sekolah, 2 Pemuda Pengangguran Ditahan

Indofakta 2018-09-13 21:02:18 Hukum / Kriminal
Peras Anak Sekolah, 2 Pemuda Pengangguran Ditahan

SIMALUNGUN -- Peras empat anak sekolah SMP, dua pelaku pemuda tanggung pengangguran diciduk Petugas Polsek Perdagangan dari depan Kantor Telkom, Jalan Kartini, Kelurahan Perdagangan, Kecamatan Bandar, Kamis (13/9) sekira Jam 23.00 wib.

    

Kedua pelaku yakni berinisial JS (19) warga Simpang Perumnas Bah Lias dan RS (18) warga Lingkungan VII, Kelurahan Perdagangan I, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun.

   

Sedangkan satu lagi pelaku yang ikut memeras yakni ES (19) berhasil melarikan diri ketika disergap oleh Petugas saat sedang berjalan kaki di depan kantor Telkom hendak menuju ke warnet.

     

Petugas pun melakukan interogasi terhadap kedua pelaku membenarkan ada melakukan pencurian 2 handphone dengan cara merogoh kantong celana dan berhasil mengambil uang sebanyak Rp 10 ribu.

      

Bahkan pelaku mengakui saat itu juga Pelaku ES mengambil 2 handphone yang berada didalam tas tersebut dan menyuruh keempat anak dibawah umur itu untuk pergi

    

Kedua pelaku menerangkan bahwa satu handphone hasil kejahatan telah dijual oleh ES seharga 300 ribu yang tidak diketahui oleh RS dan JS dan uang Rp 300 ribu itu dibelikan sabu dan dipergunakan ketiga pelaku tersebut.

    

Setelah digunakan saat berjalan kaki depan telkom JS dan RS berhasil tertangkap sedangkan ES berhasil melarikan diri dan membawa satu handphone milik korban.

    

Sebelumnya kejadian pemerasan itu di Samping pengukuran debit air pinggiran Sungai Bahbolon, Kelurahan Perdagangan I, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, Selasa (11/9) sekira jam 16.00 wib.

    

Keempat korban yakni Fajar Maulana, Prayogi, Apri Dwi Putra dan Ilham Arifin didatangi oleh ketiga pelaku dan meminta uang dan mengambil secara paksa dari Fajar Maulana.

   

Dimana pada saat itu Fajar Maulana megang tas yang berisikan 2 handphone karena ada ancaman dari pelaku yang mengatakan kalau tidak diberi akan dibunuh sehingga keempat  korban ketakutan dan oleh Fajar Maulana memberikan tas tersebut.

    

Kanit Reskrim Polsek Perdagangan, Iptu Zikri Muamar SIK saat dikonfirmasi melalui selulernya, Kamis (13/9) sekira Jam 16.30 wib, membenarkan penangkapan tersebut.“Ya benar ada dua pelaku kita amankan dan satu lagi melarikan diri saat dilakukan penangkapan,”ujarnya.

   

Masih Iptu Zikri Muamar menerangkan bahwa penangkapan tersebut berdasarkan laporan pengaduan ayah korban Fajar Maulana yakni Umar Dani (46) seorang Karyawan BUMN warga Nagori Talun Rejo, Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun.

     

“Kerugian korban berkisar Rp 2,7 Juta. kita langsung melacak keberadaan pelaku dan meringkus dua pemeras satu lagi masih buron. Atas perbuatannya maka kedua pelaku dijerat pasal 368 dan atau pasal 363 ayat 4e jo pasal 55 Kuhp jo uu RI no 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak,”pungkasnya.(Gir)

 

 

Berita Terkait