Pencarian Berita


Oded Akan Evaluasi Benny Bachtiar Jadi Sekda Kota Bandung

Oded Akan Evaluasi Benny Bachtiar Jadi Sekda Kota Bandung

BANDUNG - Walikota Bandung terpilih Oded M. Danial berjanji akan mengevaluasi tentang diusulkannya Benny Bachtiar sebagai Sekda (Sekretaris Daerah) Kota Bandung. 

Hal tersebut disampaikan mantan Wakil Walikota Bandung itu kepada awak media usai menerima FPB  (Forum Peduli Bandung) di Balai Kota Bandung (12/9/2018). Tentang Sekda Kota Bandung yang dikonfirmasi wartawan, " Saya dengan Pak Yana (Wakil Walikota Bandung terpilih, red) akan mengevaluasinya, " Kata Mang Oded - sapaan Oded M. Danial. Pada kesempatan tersebut, Oded menyampaikan bahwa, dalam pertemuannya dengan Forum Peduli Bandung adalah dalam rangka silaturahim, Forum mendukungnya selama 5 tahun menjadi Walikota Bandung. 

Saat pertemuan dengan Mang Oded, pihak FPB menyampaikan dukungannya kepada Walikota Bandung terpilih. "Kami mendukung Oded M. Danial menjadi Walikota Bandung, ujar Edy Laban, Rohimat Joker,  Mul Mulyadi, Khadafi Pane dan Aan Kandar Karnawan mewakili FPB secara berturut-turut. 

Tentang keberatan Benny Bachtiar akan menjadi Sekda Kota Bandung, Edy Laban, Rohimat Joker, Mul Mulyadi, Ketum Korek, Kadapi Pane, SH dan Ketum FPB Aan Kandar Karnawan secara tegas menolak Benny Bachtiar sebagai Sekda Kota Bandung. Pengusulan Benny Bachtiar selain tidak tepat juga berakibat terhambatnya karir ASN di Pemkot Bandung.

FPB juga menyampaikan berbagai kasus yang ada di Pemkot Bandung antara lain menyoroti BTS/Tiang Telekomunikasi dan Kabel Telekomunikasi Udara yang tidak memiliki izin dan mengakibatkan los potensi besar untuk pendapatan dan penghasilan PAD  Pemerintah Kota Bandung tapi dibiarkan. Selain itu kesejahteraan dan keamanan warga Kota Bandung yang berbahaya apabila kabel udara tidak kunjung diturunkan. Sudah ada korban jiwa yang tersangkut kabel udara tersebut. Mau menunggu berapa korban lagi untuk menurunkan kabel. Ridwan Kamil berjanji di berbagai media paling lama akhir masa jabatan dia sudah akan ada progres untuk penurunan kabel. 

Bandung Infra Investama (BUMD Kota Bandung) sudah tidak becus dan tidak benar karena ditugaskan Ridwan Kamil untuk mengelola dan mengurus kabel udara dan BTS/Tiang Telekomunikasi di Bandung tapi tidak jalan juga. Diduga ada permainan para pengusaha kabel udara dengan Pemkot dan BII mempertahankan kabel udara yang semrawut. FBP minta dalam waktu 10 hari untuk memberikan solusi untuk kabel udara atau  akan melakukan pemutusan kabel udara tak berizin. 

FPB juga menyoroti maraknya Reklame tidak berizin dan Penataan yang tidak sesuai dengan Perwal No. 217 Tahun 2018. Hal tersebut karena telah mengakibatkan los Potensi besar untuk PAD Pemkot Bandung. 

Sebagaimana dalam pemberitaan sebelumnya bahwa Benny Bachtiar salah satu yang mengikuti calon Sekda Kota Bandung melalui Open Bidding dan menempati rangking 3 namun oleh Ridwan Kamil (mantan Walikota Bandung) diusulkan ke Mendagri agar diangkat menjadi Sekda Kota Bandung. 

Berbagai Lsm dan Ormas yang tergabung dalam FPB (Forum Peduli Bandung) bergerak menolak Benny Bachtiar duduk sebagai Sekda Kota Bandung. Alasannya karena selain menempati urutan ketiga, sewaktu menduduki Kepala Bagian Ekonomi di Pemkot Cimahi, Benny diduga terlibat dalam pusaran kasus korupsi penyertaan modal Pemkot Cimahi sebesar Rp40 milyar. Kasus korupsi yang saat ini akan bergulir ke Pengadilan Tipikor Bandung itu oleh Kejari Kota Cimahi telah menetapkan 3 tersangka yaitu Itoch Tohija, Rd. Dradjat dan Idris Ismail. (Y CHS).