Fri,19 October 2018


Penderita Jantung Bocor Di Halsel Butuh Biaya Pengobatan

Indofakta 2018-09-03 19:00:57 Kesehatan
Penderita Jantung Bocor Di Halsel Butuh Biaya Pengobatan

HALMAHERA SELATAN - Andika Putra (12), yang diketahui menderita kelainan jantung (jantung bocor) terpaksa hanya bisa terbaring lemas di rumah orang tuanya, akibat ketiadaan biaya pengobatan. Putra dari pasangan Udin Basra dan Rusmala Hi Sabtu yang merupakan warga Desa Kampung Makian Kecamatan Bacan Selatan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) itu, tak bisa dibawah berobat karena kekurangan biaya.  

Meski menderita penyakit yang kadang merasakan sakit yang luar biasa namun, siswa SMPN 6 Halsel ini tetap tegar dan selalu tersenyum untuk memberikan semangat kepada kedua orang tuanya. 

Kondisi anak bungsu dari 5 bersaudara ini harus berupaya untuk melakukan pengobatan penyembuhan, namun terganjal soal biaya. Rusmala, ibu Andika kepada Indofakta, Senin (3/9/2018) menuturkan, putranya saat masih bayi sempat di vonis gizi buruk, namun nyatanya dia menderita jantung bocor.

Saat ini, keluarganya hanya memfokuskan kesembuhan sang anak, namun hal itu tidak bisa dilakukan karena kekuarangan biaya untuk operasi.

"Kami hanya bertahan apa adanya hingga saat ini, dan kata dokter, jika anak saya semakin bergerak maka semakin parah kondisinya,"terangnya. 

Kondisi yang dialami sang anak yakni setiap pulang sekolah langsung mengalami sesak napas dan batuk yang mengeluarkan gumpalan darah. Rusmala mengaku, dia bersama suaminya, setiap bulan harus berupaya mencari rejeki untuk membawa anaknya ke RSUD guna mengontrol kondisi anaknya.

"Setiap kali berobat, pihak dokter meminta agar dirujuk ke makasar, atau Jakarta,  namun kami tidak bisa berbuat apa apa dan masih bertahan karena terkendala biaya," ujarnya.


Kondisi anaknya, lanjut Rusmala, pihaknya harus secepat mengambil langkah penangann, namum apa daya, tidak bisa dilakukan karena keterbatasan biaya. Olehnya itu, Rusmala berharap, ada kepedulian Pemda Halsel untuk dspat membantu meringankan beban biaya pengobatam anaknya.

"Kami harus mengambil langkah cepat, untuk penangannya, kami berharap uluran tangan pemerintah demi kesembuhan anak kami, kalau penyakit lain, kami bisa membiayai,  hanya saja penyakit jantung dan ini biayanya besar,"imbuhnya (Iron)

Berita Terkait


 Terbaru