Benny Bachtiar diusulkan Jadi Sekda Kota Bandung

 Wed,15 August 2018


Benny Bachtiar diusulkan Jadi Sekda Kota Bandung

Indofakta 2018-08-10 18:13:02 Politik
Benny Bachtiar diusulkan Jadi Sekda Kota Bandung

BANDUNG  - Walikota Bandung telah mengusulkan Benny Bachtiar untuk duduk sebagai Sekda Kota Bandung merupakan bukti arogansi dan egoisnya Ridwan Kamil. Dengan aturan dan menurut seleranya sendiri, dia menabrak Surat Edaran  yang dibuat oleh Menteri Dalam Negeri. 

Menurut Kandar Karnawan, Surat Edaran Menteri Dalam Negeri yang dimaksud adalah Nomor : 821/5476/SJ tertanggal 3 Agustus 2018 Tentang : Tata Cara Persetujuan Pengajuan Tertulis Menteri Dalam Negeri Untuk Pengangkatan Pejabat Oleh Bupati/Walikota, Pelaksana Tugas (Plt) Dan Atau Pejabat (Pj) Bupati/Walikota. Bila mengacu pada Surat Edaran yang langsung ditandatangani oleh Mendagri Tjahyo Kumolo itu, sangat terang dan jelas Ridwan Kamil telah melanggarnya. "Surat edaran dibuat oleh Pemerintah namun Pemerintah sendiri yang melanggar, ada apa ini ?", tanya Kandar Karnawan kepada indofakta.com (10/8/2018). 

Kandar Karnawan lalu mencermati Surat Edaran tersebut. Pada poin 3 disebutkan : " Bagi Kabupaten/Kota yang melaksanakan pemilihan kepala daerah serentak 2018, pemberian persetujuan tertulis penggantian Pejabat Struktural Fungsional dari Menteri Dalam Negeri ditunda sampai dengan dilantiknya Bupati/Walikota definitif pilkada serentak hasil pilkada serentak 2018 kecuali pertimbangan tertentu ada perpindahan jabatan." Bila mengacu pada point ke 3 tersebut sudah jelas ada pembatasan kewenangan dari Walikota yang sudah habis masa jabatannya (Ridwan Kamil). "Dalam hal ini usulan Sekda ke Mendagri terkesan dipaksakan padahal banyak masyarakat Kota Bandung menolaknya." 

Ditambahkannya, "dikaitkan dengan point ke 4 disebutkan dilakukan dengan sangat selektif, Apakah di Pemkot Bandung masuk dalam katagori Sangat Selektif ???!!!," sergahnya. Secara keseluruhan, "Artinya jika merujuk kepada surat edaran tersebut tetap usulan calon Sekda menjadi kewenangan Walikota terpilih."

Ridwan Kamil hendaknya berlaku bijak, bukan mengedepankan arogansinya. Hasil seleksi
pada akhir Mei lalu  yang dikeluarkan oleh Panitia seleksi JPTP Sekda Kota Bandung dengan memberikan rangking Nomor Urut Satu dengan score (88), Urutan Dua, Score (81,818) dan Urutan 3 dengan score (79,14) itu sudah jelas. Jadi jabatan Sekda ini jangan ditarik kepada kepentingan politik maupun kepentingan pribadi, ujar Ketua Kajian Hukum Lsm Monitoring Community itu. (Y CHS).

 

Berita Terkait