Pencarian Berita


DKP Halsel Perbaharui Data Masyarakat Nelayan

DKP Halsel Perbaharui Data Masyarakat Nelayan

HALMAHERA SELATAN - Untuk memastikan keberadaan masyarakat nelayan di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) sesuai dengan fakta sebanarnya, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Halsel saat ini melakukan pendataan ulang atas jumlah masyarakat nelayan yang ada di Kabupatan Halsel.

 

Kepala DKP Halsel, Fatmah Usman Syah kepada media ini Kamis (9/8) mengatakan, saat ini timnya sedang turun ke kecamatan dan desa untuk melakukan pendataan ulang terhadap keberadaan nelayan di Halsel.

 

"Sementara ini kita lakukan pendataan ulang terhadap nelayan kita. Terutama yang ada di desa-desa pesisir,"tandasnya. 

 

Langkah ini dilakukan sebab data nelayan yang ada di DKP Halsel saat ini adalah data lama yakni data dari 2015 lalu.

"Makanya kita lakukan pendataan ulang sehingga kita bisa dapatkan data terbarunya untuk perbaiki dan perbaharui data lama,"ujar mantan Kadis Pariwisata itu.

 

Pendataan ulang ini sekaligus memastikan keberadaan masyarakat nelayan, apakah masih melakukan produksi atau sudah tidak lagi. Dengan begitu, kata mantan Staf Ahli Bupati ini, kedepan jumlah nelayan benar-benar diketahui sesuai dengan fakta di lapangan, sehingga ketika ada program yang melibatkan nelayan, dapat teralisasi tepat sasaran.

 

Sebagaimana data yang dimiliki DKP saat ini, jumlah masyarakat nelayan di Halsel tercatat sebanyak 21.251 nelayan yang ada di 30 kecamatan di Kabupaten Halsel. Dari jumlah itu, lebih banyak terdapat di kecamatan Obi Utara, Kecamatan Bacan, Kecamatan Batang Loman dan Kecamatan Kepuluan Joronga, dimana jumlah nelayan di kecamatan tersebut lebih dari seribu orang, sedangkan diluar dari empat kecamatan itu, jumlah nelayannya dibawah atau kurang dari seribi orang.

 

"Cuman itu data lama dan sementara tim kita turun melakukan pendataan ulang,"pungkasnya. (Iron)