Pencarian Berita


Pencanangan Imunisasi Campak dan Rubella Dibuka Bupati Halsel

Pencanangan Imunisasi Campak dan Rubella Dibuka Bupati Halsel

HALMAHERA SELATAN - Pencanangan Imunisasi Campak dan Rubella (MR) yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel)  di SD Negeri 80 Halsel, Desa Kupal Kecamatan Bacan Selatan, resmi dibuka oleh Bupati Halmahera Selatan Bahrain Kasuba didampingi Ketua Tim Penggerak PKK yang juga Ketua Kerompok Kerja (Pokja) Halsel Nurlaela Muhammad. Sabtu, (04/08/18)

Turut hadir pada kegiatan ini, Unsur Forkopimda, Komisi I DPRD dan Anggota, Pejabat Eselon II, III, dan IV, Dokter Spesialis Anak Dr. Rifadin, Orang Tua Murid serta Masyarakat Desa Kupal.

Bupati Halsel Bahrain Kasuba dalam sambutannya menyampaikan bahwa, pencanangan imunisasi campak dan rubella wajib hukumnya dengan segala resiko kita harus laksanakan, yang secara nasional targetnya 95 persen hanya Halmahera Selatan yang memberanikan diri untuk mencapai 100 persen karena kegiatan ini sangat penting.

"Saya juga meminta kepada Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa agar segera mencairkan Anggaran Dana Desa (ADD), agar dapat memperlancar kegiatan imunisasi di masyarakat, yang juga merupakan tanggungjawab Dinas Kesehatan dan membutuhkan  keterlibatan pemerintah daerah", pungkasnya.

Lanjutnya, walaupun rentang kendali yang cukup besar tetapi akses jaringan telekomunikasi sudah hampir menyentuh 249 desa, 32 Puskesmas dan Polindes diseluruh desa.

"Halmahera Selatan sudah harus paling depan dan Rumah Sakit kita RSUD Labuha sudah harus dipastikan bertipe C, jadi mari kita berkomitmen untuk dapat mencapai target 100 persen agar Mentri Kesehatan dapat memberikan apresiasi pada para dokter, pengelola kesehatan, pendidikan serta Masyarakat Halmahera Selatan", harapnya

Dirinya mengatakan, mari kita sama-sama canangkan imunisasi campak dan Rubella di Kabupaten Halmahera Selatan.

Sementara itu, Nurlaela Muhammad selaku Ketua Kelompok Kerja (Pokja) imunisasi campak dan rubella mengajak kepada ketua-ketua Tim Penggerak PKK kecamatan dan ketua Tim Penggerak PKK desa untuk membantu tim kesehatan maupun sekolah agar memberikan informasi tentang bahaya campak Rubella, juga mengakomodir anak-anak kita sehingga bisa mendapatkan pelayanan imunisasi campak Rubella.

"Untuk sekolah kami tegaskan bahwa dalam rangka menyampaikan hasil tuntasnya campak Rubella di sekolah harus 100 persen dan wajib hukumnya karena ini merupakan program nasional", tegasnya

Dirinya juga berharap agar anak umur 9 bulan sampai 15 tahun dapat di imunisasi 100 persen sehingga tidak terkena virus campak dan rubella dan program ini dapat berjalan dengan baik serta masyarakat bisa berpartisipasi mensukseskan kegiatan imunisasi campak dan rubella.

Pada kesempatan yang sama, Ahmad Radjak selaku Kepala Dinas Kesehatan menyampaikan bahwa Indonesia telah berkomitmen untuk eliminasi campak dan pengendalian rubella pada tahun 2020.

Ia juga mengatakan, untuk tingkat kecamatan sudah mencanangkan lebih awal pada 1/08 kemarin, karena kita mempunyai target lebih besar dari semua kabupaten/kota yaitu sekira 70.000 anak yang akan di imunisasi. Pada bulan Agustus ini akan diselesaikan imunisasi di sekolah dan pada Bulan September sasarannya Posyandu dan Paud.

"kita harus bekerjasama untuk mensukseskan kegiatan imunisasi ini, agar generasi kedepan tidak lagi sakit akibat campak dan rubella", harapnya

Kegiatan kampanye imunisasi MR ini dilaksanakan dalam 2 fase, yaitu fase pertama pada Bulan Agustus sampai September tahun 2017, diseluruh Pulau Jawa dan dinyatakan sudah selesai, sedangkan fase kedua dari Bulan Agustus sampai September tahun 2018 di seluruh Pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, Maluku Utara dan Papua.

Campak merupakan penyakit yang sangat mudah menular yang disebabkan oleh virus dan ditularkan melalui batuk, bersin. Dengan gejala demam tinggi, bercak, kemerahan pada kulit disertai batuk atau pilek akan sangat berbahaya jika disertai komplikasi diare, infeksi selaput otak dan dapat menyebabkan kematian.

Tujuan dari pencanangan ini, untuk memberikan support atau dukungan kepada seluruh masyarakat dan petugas kesehatan di tingkat kabupaten, Puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya dalam melaksanakan kampanye imunisasi MR.

Dr. Rifadin selaku Dokter Spesialis Anak sekaligus ketua Kejadian Ikutan Imunisasi (KIPI) menjelaskan secara ringkas tentang imunisasi MR.

Acara selanjutnya, pelepasan balon oleh Bupati Halsel yang menandai peresmian Imunisasi Measles dan Rubella, dilanjutkan dengan peninjauan langsung pelaksanaan imunisasi MR secara simbolis terhadap siswa-siswi SD 80 Halsel.

Kemudian penandatanganan dukungan MR oleh Bupati Halsel, Ketua Pokja, Forkopimda dan Pimpinan SKPD. (Iron)