Thu,18 October 2018


Dendam Kesumat, Boru Purba dibacok, Sidauruk Nginap Di Sel

Indofakta 2018-07-24 20:47:47 Hukum / Kriminal
Dendam Kesumat, Boru Purba dibacok, Sidauruk Nginap Di Sel

SIMALUNGUN -- Dendam kesumat, korban Rosmiani boru Purba (46) warga Desa Durian Baggal, Kecamatan Raya Kahean, Kabupaten Simalungun terpaksa melaporkan perbuatan tetangganya Ransen Sidauruk (57) ke Polsek Raya Kahean, Selasa (24) sekira jam 13.00 wib.

  

Pasalnya tangan korban mengalami luka sayat karena dibacok pelaku saat di Jalan umum tepatnya didepan bengkel milik Parasman Pardosi didusun II, Durian Baggal, Jumat kemarin sekira jam 07.00 wib.

   

Diketahui bahwa kejadian tersebut awalnya, pada saat korban mengantar anaknya kesekolah, tiba tiba korban didatangi pelaku dan langsung mengarahkan pisau hendak membacok korban dengan menggunakan sebilah parang.

 

Namun dielakkan korban hingga korban terjatuh, pada saat korban terjatuh, pelaku langsung melukai korban dengan cara membacok namun ditangkis oleh korban dengan menggunakan tangan kirinya hingga mengenai lengan kirinya.

 

Belum puas, kemudian pelaku membacok korban dan mengenai jari kelingking tangan kiri korban hingga nyaris putus. Akibat perbuatan pelaku sehingga korban mengalami luka sayat sepanjang sekitar 20 centimeter pada lengan tangan kirinya dan luka sayat dibagian jari kelingking.

   

Spontan korban berteriak keras minta tolong sehingga mengundang perhatian masyarakat, bersamaan pelaku pun langsung kabur melarikan diri, sementara warga yang sudah pada heboh langsung melarikan korban ke Puskesmas terdekat kemudian dirujuk ke RS di Tebing untuk mendapat perawatan secara intensif.

  

Tak terima atas kejadian tersebut, korban akhirnya memutuskan menempuh jalur hukum dengan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak yang berwajib.

 

Kapolsek Raya Kahean, AKP Hasan Basri saat dikonfirmasi melalui selulernya, Selasa (24/7) sekira jam 13.00 wib, membenarkan kejadian tersebut.

 

"Laporan pengaduan korban sudah kita terima, dalam 1x24 jam, pelaku berhasil diringkus dari dalam hutan tempat persembunyiannya,”ujarnya.

 

Lanjut AKP Hasan Basri menerangkan bahwa motif kejadian tersebut karena pelaku dendam kesumat kepada korban sehubungan dengan korban tidak mau memberitahukan dimana keberadaan suami korban yang telah melakukan penganiayaan kepada pelaku pada tahun 2015 yang lalu.

   

”Penyebab kejadian karena pelaku dendam sama korban, saat ini pelaku sudah kita tahan, atas perbuatannya maka pelaku dijerat pasal 353 ayat 1 KUHP tentang penganiayaan dengan pemberatan dengan ancaman kurungan 5 tahun,”pungkas perwira balok tiga emas dipundaknya itu. (Gir)

 

Berita Terkait


 Terbaru