Penempatan CPNS di Sumut, Pj Gubsu Pesan Hindarkan Perbuatan Tercela d

 Wed,15 August 2018


Penempatan CPNS di Sumut, Pj Gubsu Pesan Hindarkan Perbuatan Tercela dan Korupsi

Indofakta 2018-07-20 04:35:15 Daerah
Penempatan CPNS di Sumut, Pj Gubsu Pesan Hindarkan Perbuatan Tercela dan Korupsi

MEDAN – Sebanyak 85 orang CPNS lulusan Institut Pemerintahan Dalam
Negeri (IPDN) angkatan XXIV 2017 ditempatkan di lingkungan Pemerintah
Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) dan 33 kabupaten/kota.
Penjabat Gubernur Sumut (Pj Gubsu) Drs Eko Subowo MBA pun berpesan
agar para abdi masyarakat itu meningkatkan disiplin dan menghindari
perbuatan tercela, khususnya korupsi.



Adapun penempatan CPNS itu diselenggarakan berdasarkan keputusan
Mendagri nomor 892.1-927 /2018 per 4 Juli lalu tentang penugasan
lulusan IPDN angkatan tersebut. Dari jumlah itu, sebanyak tiga orang
ditempatkan di lingkungan Pemprov Sumut, masing-masing kabupaten
memperoleh dua PNS (ASN) kecuali Serdang Bedagai yang mendapat 10
orang, karena pertimbangan daerah perbatasan dan terluar. Sedangkan
untuk kota ditempatkan 3 orang.



Pj Gubsu Eko Subowo dalam pidatonya yang dibacakan Sekretaris Daerah
Provinsi Sumut  (Sekdaparovsu) Dr Ir Hj Sabrina MSi pada acara Serah
Terima Penempatan CPNS Lulusan IPDN Angkatan XXIV di Aula Bina Graha
Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 21 Medan, Kamis (19/7), menyampaikan
harapan agar keberadaan lulusan IPDN yang ditempatkan di Sumut akan
mampu memberikan dukungan kontribusi, terutama dalam penyelenggaraan
pemerintahan dan pembangunan, melalui pengayoman dan pelayanan
masyarakat.



“Kita tahu bahwa PNS purna IPDN merupakan birokrat yang dibekali
dengan ilmu kepamongprajaan sebagai bekal pelaksanaan tugas. Namun
untuk sukses dalam mengabdi, kunci keberhasilan adalah selalu belajar,
disiplin, bertanggungjawab, berinovasi, berintegritas dan rendah
hati,” pesan Pj Gubsu melalui Sekdaprovsu didampingi Kepala Bappeda
Irman dan Kepala BKD Kaiman Turnip.



Sebagai pegawai di lingkungan baru, penting untuk menyesuaikan diri
dengan daerah setempat dan profesional dalam bekerja. Karena jabatan
yang merupakan amanah dari Tuhan, harus diemban dengan kerja keras,
cerdas dan pembuktian kualitas diri. Namun faktor keikhlasan
menjalankan tugas juga sebuah keharusan.



“Maka saya minta agar adik-adik dapat meningkatkan disiplin, khususnya
dalam tugas pelayanan kepada masyarakat agar berjalan sesuai
mekanisme. Dan yang paling penting, hindarkan perbuatan tercela,
terlebih-lebih perbuatan korupsi,” pesannya.



Ditegaskan juga bahwa jabatan, gelar, kekayaan bukan menjadikan
seseorang mulia. Jika kualitas individu dan kepribadian buruk, maka
semua akan menjadi topeng tanpa wajah. Karena itu ditekankan kepada
para ASN yang akan segera bertugas, untuk memberikan contoh yang baik,
seperti ucapan, sikap dan perbuatan. “Tunjukkan pada masyarakat kalau
kita adalah abdi masyarakat,” pungkasnya.



Sementara perwakilan Menteri Dalam Negeri, Direktur Sinkronisasi
Urusan Pemerintah Daerah III, Dirjen Bina Pembangunan Daerah, Edward
Sigalingging mengatakan bahwa para lulusan IPDN nantinya akan
ditempatkan sesuai dengan proporsinya. Untuk itu, dirinya meminta agar
para purna praja menjunjung tinggi integritas, loyalitas dan disiplin
dalam menjalankan tugas dimanapun ditempatkan.



“Maknai penempatan ini sebagai amanah yang harus kita laksanakan
dengan penuh tanggungjawab. Saya ucapkan selamat bertugas, pegang
teguh amanah dan nama baik almamater,” sebutnya.



Kepada kepala daerah se-Sumut, lanjutnya, agar memfasilitasi
pengucapan sumpah dan janji serta bimbingan. Agar alumni IPDN angkatan
XXIV 2017 itu memahami tugas dan fungsi sebagai aparatur pemerintahan.
Juga dapat diberdayakan sesuai kompetensinya masing-masing.



Usai penandatanganan serah terima, selanjutnya, Edward menyerahkan
surat tugas secara simbolis kepada Sekdaprovsu untuk penempatan CPNS
lulusan IPDN 2017. (Rf)

 

Berita Terkait