Tue,17 July 2018


Penetapan Tersangka KM Lestari Maju,Penyidik Dan Humas Polda Tidak Konsistensi

Indofakta 2018-07-10 16:46:36 Hukum / Kriminal
Penetapan Tersangka KM Lestari Maju,Penyidik Dan Humas Polda Tidak Konsistensi

MAKASSAR.---Usai gelar perkara, Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan resmi menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus karamnya KM Lestari Maju yang menewaskan 36 orang penumpang.

 

"Hari ini sudah kami tetapkan empat orang tersangka dan juga resmi ditahan oleh penyidik," ungkap Direskrimsus Polda Sulsel, Kombes Pol.Yudhiawan Wibisono didampingi Kabid Humas Kombes Pol.Dicky Sondani saat menggelar jumpa pers, Senin (9/7/18).

 

Adapun tersangka yang sudah ditetapkan yakni Tiketing (IS),  pemilik KM Lestari Maju (Hendra Yuwono), nahkoda kapal (Agus Susanto) dan Syahbandar Bira.

 

Namun berselang dua jam, Kabid Humas Polda Sul, kombes Pol.Dicky sondani kembali menggelar jumpa pers dan meralat jumlah tersangka kasus KM Lestari Maju.

 

"Kami ralat, hanya dua tersangka yang sudah ditetapkan yakni Agus Susanto (nahkoda) dan Kuat Maryanto (Perwira Syahbandar pelabuhan Bira)." jelas Kombes Pol.Dicky Sondani.

 

Menanggapi hal tersebut, Direktur Anti Corruption Committee (ACC) Sulawesi, Abdul Muthalib mengungkap bahwa Polda Sulsel seharusnya menunjukkan sikap konsistensinya pada saat menetapkan tersangka pada kasus KM Lestari Maju yang menelan 36 korban jiwa.

 

"Polda menunjukkan sikap inkonsistensi sekaligus menunjukkan lemahnya kordinasi antara humas dan penyidik di polda sulsel," ucap  saat dikonfirmasi via Whatsapp, Selasa (10/7/2018).

 

Menurutnya, Kapolda Sulsel sebaiknya jangan diam harus segera melakukan tindakan evaluasi dan memastikan proses penyelidikan kasus ini bergerak tanpa ada intervensi ataupun pengaruh lain yang mengganggu proses hukum.

 

Abdul Muthalib juga menegaskan agar kasus ini jangan dianggap sepeleh karena publik menyorot dan pernyataan revisi tersangka dari 4 orang menjadi 2 orang adalah fakta adanya intervensi dan ini menjadi tanggungjawab kapolda Sulsel.****(Yat).

 

 

 

Berita Terkait