Sun,18 November 2018


Pelarian 9 Hari,Gilir Cewek SMU, Karo-Karo Menyerahkan Diri

Indofakta 2018-07-09 04:32:26 Hukum / Kriminal
Pelarian 9 Hari,Gilir Cewek SMU, Karo-Karo Menyerahkan Diri

SIMALUNGUN  --- Sempat kabur sejak pasca pemerkosaan secara bergilir, pelaku Albert karo-karo (22) warga kampung Kristen, Kelurahan Saribudolok, Kecamatan Silimakuta, Kabupaten Silimakuta, akhirnya menyerahkan diri ke Polsek Saribudolok, Minggu (8/7) sekira Jam 14.00 wib.

   

Masuk daftar buronan kasus pemerkosaan bergilir terhadap pelajar SMU sebut saja namanya Bunga (15) warga Nagori Tigaraja, Kecamatan Pematang Silimakuta itu membuat hidup pelaku selama 9 hari pelarian tidak tenang tidur selalu dikejar-kejar banyangan.

  

Bahkan pelaku selalu mengasingkan diri karena keberadaannya takut diketahui orang lain. Menyesali perbuatannya sehingga pelaku memutuskan menyerahkan diri kepada pihak yang berwajib.

  

Begitu juga orangtua Pelaku Rosenta G dan keluarga sudah pasrah anaknya Albert karo-karo harus berhadapan dengan hukum dan berharap supaya hukumannya dapat diringankan oleh Hakim dalam sidang pengadilan nantinya.

   

Diketahui penyerahan diri pelaku Albert Karo-karo awalnya, Kapolsek Saribudolok berkordinasi dengan orangtua pelaku Rosenta bersama keluarga supaya pelaku Albert karo-karo menyerakan diri sebelum ada tindakan tegas dari pihak kepolisian.

  

Hasil kordinasi tersebut, sehingga orangtua Pelaku bersedia menghadirkan anaknya di Polsek Saribudolok, kemudian Sabtu (7/7) sekira Jam 08.00 wib, keluarga Pelaku menyerahkan pelaku kepada Kapolsek Saribudolok dan Kanit Reskrim beserta Bhabinkamtibmas.

   

Kapolsek Saribudolok, AKP Binsar Pakpahan saat dikonfirmasi melalui selulernya, Minggu (8/7) sekira jam 14.00 wib, membenarkan salah satu pelaku pemerkosan bergilir itu telah menyerahkan diri.

   

”Ya, setelah kita berkordinasi dengan orangtua pelaku, akhirnya Albert karo-karo salah satu dari empat pelaku dapat dihadirkan dan diserahkan kepada kita,”ujarnya.

   

Masih AKP Binsar Pakpahan menerangkan bahwa pihaknya tinggal memburu seorang lagi pelaku yang belum tertangkap yakni JD (20) yang berperan sebagai pemantau dan merekam video pemerkosaan tersebut.

   

“tinggal satu lagi pelaku masih kita buron yakni JD pada saat kejadian pemerkosaan berperan memantau situasi tempat dan mengambil foto dengan menggunakan handphonenya. Kita berupaya segera menangkapnya. Pelaku Albert karo-karo sudah kita serahkan ke Satreskrim Polres Simalungun, sekira jam 11.30 wib,”pungkas perwira balok tiga emas dipundaknya itu.

   

Sebelumnya penyebab kejadian Pemerkosaan tersebut karena pelaku Friswan Jaya Saragih (18) warga Kecamatan Purba tak terima cintanya ditolak oleh korban sehingga pelaku Friswan jaya Saragih mengajak tiga temannya merencanakan pemerkosaan secara bergilir.

  

Diketahui kejadian tersebut awalnya, Jumat (29/6) sekira 23.00 wib,korban dijemput oleh pelaku Friswan Jaya Saragih dari rumah korban dengan alasan menemui pacar korban, namun pelaku Friswan Jaya Saragih membawa korban ke gubuk perladangan Cabe di jalan Singgalang Kelurahan Saribudolok.

   

Digubuk tersebut tiga orang teman pelaku sudah menunggu. Tak sabaran, nafsu sudah dibun-ubun pelaku Friswan Jaya Saragih langsung beraksi pertama sekali melakukan pemerkosaan menikmati tubuh molek korban selanjutnya digilir secara bergantian oleh pelaku Zekki Purba menyusul Albert Karo-Karo .

 

Sementara pelaku Jefry Damanik memantau situasi tempat sambil mengambil  foto melalui Handphone.Setelah para pelaku merasa puas kemudian korban diantar pulang oleh pelaku Friswan Jaya Saragih, sudah memperkosa korban malah Pelaku Friswan Jaya Saragih mengambil handphone korban.

 

Tak terima atas kejadian tersebut, korban didampingi orangtuanya melaporkan hal kepada pihak yang berwajib dan berharap pihak kepolisian menangkap keempat pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.(Gir)

 

  

      

 

   

 

Berita Terkait


 Terbaru