Sun,18 November 2018


7 Rumah Warga Dolok Silau Rusak Diterpa Hujan Es & Angin Kencang

Indofakta 2018-07-09 04:28:17 Daerah
7 Rumah Warga Dolok Silau Rusak Diterpa Hujan Es & Angin Kencang

SIMALUNGUN  -- Tujuh rumah rusak parah diterpa hujan es disertai angin kencang di Nagori Tanjung Purba, Kecamatan Dolok Silau, Kabupaten Simalungun, Sabtu (7/7) sekira jam 14.30 wib.

   

Anehnya hujan es dan angin kencang itu hanya  bertiup di sekitar Nagori tersebut dengan durasi sekitar 30 menit namun mengakibatkan kerusakan dan kerugian yang sangat besar karena rumah mengalami kerusakan parah pada bagian atap rumah.

   

Ramliaman Purba (45) warga sekitar kepada awak media ini Minggu (8/7) sekira Jam 09.00 wib, mengatakan bahwa turunnya hujan es tersebut sempat menutupi jalan dan seng rumah berterbangan akibat derasnya angin disertai petir mengakilau.

   

“Hujan es sempat menutupi jalan, apalagi angin kencang seng rumah berterbangan sehingga warga pun menjadi takut dan waspada manatau rumah roboh atau kena timpa, petir lagi berkilau dengan kuat jadi warga semakin takut,”sebutnya.

  

Masih Ramliaman Purba menerangkan bahwa hujan es tersebut terjadi sekali dalam lima tahun namun hanya local disuatu desa saja.”Memang kalau di Dolok Silau ini sekali dalam lima tahun terjadi hujan es, tapi kali ini banyak rumah rusak karena disertai angin yang sangat kencang,”imbuhnya.

   

Kapolsek Dolok Silau AKP Hilton Marpaung saat dikonfirmasi melalui selulernya, Minggu (8/7) sekira jam 14.00 wib, membenarkan kejadian tersebut.”Ya benar, hujan es dan angin kencang melanda rumah warga di Nagori tanjung Purba, tidak ada korban jiwa namum akibat kejadian tersebut 7 rumah warga rusak parah,”terangnya.

   

Lanjut AKP Hilton Marpaung bahwa pihaknya sudah ke TKP turut membantu warga untuk memperbaiki rumah dengan memasang seng dan atap agar para korban dapat menghuni rumahnya kembali.

   

“Personil Polsek Dolok Silau turut membantu warga bersama pihak Koramil memasang seng rumah dan memperbaiki atap flapon rumah supaya rumah dapat dihuni kembali, ditafsir kerugian mencapai puluhan juta,”pungkas perwira balok tiga emas dipundaknya itu. (Gir)

 

Berita Terkait


 Terbaru