Tue,25 September 2018


Pisah Ranjang, Sipayung Ditemukan Membusuk dirumah Kontrakan

Indofakta 2018-07-07 17:42:51 Daerah
Pisah Ranjang, Sipayung Ditemukan Membusuk dirumah Kontrakan

SIMALUNGUN -- Malang menimpa kehidupan seorang Sopir Truk ini, dalam keadaan rumit, sedang pisah ranjang dengan istrinya, korban Sapadan Sipayung (64) ditemukan tak bernyawa membusuk dirumah kontrakannya di Nagori Mariah Jambi, Kecamatan Jawa Maraja bah Jambi, Kabupaten Simalungun, Jumat (6/6) sekira Jam 17.00 wib.

   

Pria warga Jalan Bungo Indah, Desa Aur Kuning, Bukit Tinggi (Padang) ini pun hidup menyendiri dirumah kontrakannya dan sudah lama mengidap penyakit Jantung diduga penyebab kematiannya.

 Sementara semua keluarganya berada di Kota Bukit Tinggi, korban ini pun bekerja sebagai Sopir truk untuk memenuhi kehidupannya sehari-hari.

   

Informasi dihimpun bahwa kejadian tersebut menurut keterangan saksi Junias Sipayung (43) tetangga rumah kontrakanya bahwa korban pernah bercerita kepada istrnya Periati boru Girsang dengan mengatakan bahwa penyakit jantung korban sering kumat.

 

Kemudian Jumat (6/7) sekira Jam 17.00 wib, Junias Sipayung curiga karena sudah tiga hari korban tidak ada keluar dari rumah, selanjutnya saksi Junias Sipayung merasa curiga dan mengintip rumah korban yang terbuat dari gedek itu.

  

Alangkah terkejutnya ternyata korban sudah terlentang dilantai dengan tidak bernyawa, kemudian saksi Junias Sipayung mendobrak pintu rumahnya dan ditemukan mayat sudah dalam kondisi bengkak dan mengeluarkan aroma yang bau busuk. 

 

Bercampur Panik, saksi kalang kabut memberitahukan kepada warga sekitar dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

  

Sekejab, warga sekitar pun mendadak heboh memadati rumah kontrakan korban untuk menyaksikan langsung dan Petugas Polsek Tanah Jawa pun tiba untuk melakukan cek dan olah TKP.

   

Saat mayat korban hendak dibawa ke rumah sakit (RS) terdekat untuk diautopsi, namun salah satu keluarga korban Hot Makmur Situngkir meminta agar korban tidak diatopsi serta membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan otopsi karena korban mempunyai riwayat sakit jantung dan tidak akan menuntut kemudian hari atas kejadian tersebut.

  

Kapolsek Tanah Jawa, AKBP M Silaen saat dikonfirmasi melalui selulernya, Sabtu (7/6) sekira Jam 11.00 wib, membenarkan penemuan mayat tersebut.

  

”Ya benar, kita ada menemukan mayat korban seorang sopir truk dan sedang pisah ranjang dengan istrinya sehingga memilih tinggal sendiri di rumah kontrakannya di Kecamatan Jawa Maraja bah Jambi,”ujarnya.

  

Masih AKBP M Silaen menuturkan bahwa penyebab kematian korban diduga akibat penyakit jantung yang ia alami sering kambuh.”Dari tubuh korban tidak ada ditemukan luka kena benda keras, diduga korban meninggal dunia karena mengidap penyakit jantung. Jasad korban sudah dibawa pihak keluarga korban ke Kota Bukit Tinggi (Padang) untuk disemayamkan,”pungkas M Silaen yang baru saja mendapat pangkat melati dua emas dipundaknya itu. (Gir)

 

Berita Terkait


 Terbaru