Tue,17 July 2018


Rapat Pleno KPU Simalungun, BA Logistik Banyak Keliru

Indofakta 2018-07-05 20:00:27 Politik
Rapat Pleno KPU Simalungun, BA Logistik Banyak Keliru

SIMALUNGUN -- KPU Simalungun gelar rapat pleno Rekapitulasi hasil penghitungan suara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera utara tahun 2018 diawasi oleh Panwas Simalungun dan disaksikan dua saksi Pasangan calon (Paslon) di Aula KPU Kabupaten Simalungun, Kamis (5/7) sekira Jam 16.00 wib.

  

Diketahui bahwa angka jumlah perolehan suara yang sudah pernah dirapat plenokan sebelumnya di tingkat kecamatan tidak ada mengalami perubahan, namun ditemukan berita acara (BA) logistic banyak mengalami kekeliruan begitu juga dengan jumlah pria dan perempuan dalam daftar pemilih tetap (DPT) terdapat 10 Kecamatan tidak sinkron namun tidak mempengaruhi jumlah perolehan suara.

   

Adapun ke 10 Kecamatan tersebut diantaranya Kecamatan Sidamanik, Pematang Sidamanik, Dolok Perdamean, Bosar Maligas, Bandar Masilam, Pematang Bandar, Dolok Panribuan, Dolok Batu Nanggar.

  

Komisioner Panwaslih Simalungun, divisi Penindakan Pelanggaran, Michael Richard Siahaan SH, saat dimintai tanggapan  mengatakan pihaknya ada menemukan masalah ringan terkait teknis.

  

“Dari awal pembacaan hasil rekapitulasi perolehan hasil suara di Kecamatan kami melihat secara teknis banyak mengalami kekeliruan terkait dengan logistik/alat kelengkapan pemilihan yang diterima PPK dari KPU Simalungun sehingga diberita acara BA logistik yang diterima PPK dari KPU berdeda dengan BA perolehan ditingkat Kecamatan,”ujarnya.

 

Masih Michael Richard Siahaan menerangkan dari argumentasi KPU Simalungun perbedaan itu disebabkan oleh masalah teknis karena pengiriman alat alat kelengkapan pemilihan/logistik ke KPU Simalungun disalurkan secara tidak serentak sehingga berdampak kepada distribusi kepada Kecamatan.

  

Dijelaskannya bahwa pihaknya melihat dari fakta tersebut menunjukkan perilaku tidak profesional yang sudah dilakukan oleh jajaran penyelenggara.

   

Saat ditanyai lebih lanjut, Micahel Richard Siahaan mengatakan bahwa pihaknya belum menemukan adanya selisih perolehan suara, namun pihaknya tetap teliti dan sudah memegang bukti serta referensi yang kuat.

  

“Selama ini kita masih belum menemukan hasil perbedaan jumlah suara atau selisih, dan kita pastikan tidak masalah karena hasil perolehan suara disetiap TPS dan rekapitulasi tingkat Kecamatan sudah menunjukkan bukti dan referensi di setiap saksi-saksi paslon dan jajaran pengawas sudah dimiliki sehingga perolehan hasil dapat dipastikan tidak mengalami perbedaan,”tegasnya.

   

Sementara Komisioner KPU Simalungun, Puji Rahmat saat dikonfirmasi disela-sela rapat Pleno mengatakan bahwa rapat tersebut dilaksanakan dalam satu hari.“Saat ini masih 20 Kecamatan yang sudah kita terima dan sahkan, hari ini harus selesai, meski sudah tetap kita lanjutkan,”imbuhnya.

   

Saat ditanyai, Puji Rahmat membenarkan bahwa adanya masalah ringan yakni perbedaan jumlah laki-laki dan perempuan tidak sinkron pada DPT tetapi tidak merubah jumlah perolehan suara. “Atas rekomendasi Panwaslih Simalungun, kita sudah menyuruh PPK agar yang tidak sinkron tadi diperbaiki sesuai dengan jumlah laki-laki serta perempuan yang sudah ditetapkan sebelumnya. (Gir)

 

 

 

Berita Terkait