Tue,17 July 2018


PMI DIY Berikan Penghargaan Personel Siaga Lebaran 2018

Indofakta 2018-07-04 17:53:20 Serba Serbi
PMI DIY Berikan Penghargaan Personel Siaga Lebaran 2018

YOGYAKARTA -- Palang Merah Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (PMI DIY) memberikan penghargaan kepada 691 orang personel Siaga Lebaran PMI DIY tahun 2018 pada acara syawalan dan silaturahmi PMI DIY, Rabu (4/7/2018), di Dalem Yudhaningratan Yogyakarta.

Disampaikan GPBH Prabukusumo, S.Psi, Ketua PMI DIY, menuturkan, penghargaan itu sebagai apresiasi PMI kepada personel palang merah yang dengan sukarela melayani masyarakat saat arus mudik dan hilir tahun 2018. 

"Selain itu, kami juga memberikan penghargaan kepada mitra-mitra kerja PMI yang telah bekerja sama dalam pos bersama," kata Prabukusumo, yang menambahkan mitra kerja itu adalah Polda DIY, Kwarda, Basarnas, Orari, Rapi, Poltekes Kemenkes, BBTKLPP, Nagamas Motor Gamping dan Nasmoco Mlati.

Pada saat yang sama diberikan juga cincin emas bagi 25 orang pendonor darah sukarela 100 kali. Mereka adalah pendonor darah yang pada tanggal 17 Desember 2017 lalu menerima penghargaan Satyalencana Kebaktian Sosial dari Presiden Republik Indonesia, Ir Joko Widodo, di Istana Kepresidenan Bogor.

Ketua PMI DIY, GBPH Prabukusumo, berharap, penghargaan ini bisa menginspirasi dan menggugah banyak orang tentang kepedulian, tentang kemanusiaan dan tentang berbagi cinta kepada sesama.

Dikatakan GBPH Prabukusumo, relawan-relawan PMI bekerja tanpa mengharap imbalan. "Pendonor darah sukarela, mereka orang yang telah menyumbangkan darahnya secara sukarela tanpa menentukan orang yang memanfaatkannya dan tidak mengharapkan imbalan jasa," kata Gusti Prabu, didampingi dr Suryanto, Sp.PK, Wakil Ketua Bidang Unit Donor Darah PMI DIY.

Penghargaan Satyalencana Kebaktian Sosial untuk pendonor darah sukarela tahun 2017 diberikan kepada 897 orang dan 25 orang di antaranya adalah dari Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Adapun 25 orang itu dari periode tahun 2016 sebanyak 12 orang: 7 orang dari PMI Kota Yogyakarta, 1 orang dari PMI Kabupaten Sleman, 2 orang dari Kabupaten Kulon Progo dan dari Kabupaten Gunungkidul 2 orang. 

Sedang tahun 2017 sebanyak 13 orang terdiri dari 7 orang PMI Kota Yogyakarta, 3 orang dari PMI Kabupaten Sleman dan 3 orang dari PMI Kabupaten Kulon Progo.

Ditambahkan dr Suryanto, untuk saat ini stok darah tercukupi. "Selama lebaran memang agak menipis, namun kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darah di DIY ini cukup tinggi," papar Suryanto, yang ucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan yang tinggi bagi para pendonor.

Menurut Suryanto, semoga masyarakat, instansi dan lembaga secara rutin dapat mendonorkan darahnya. "Atau menyelenggarkan donor darah agar kebutuhan darah terjaga dengan aman di DIY," tandas Suryanto.

Seperti diketahui, saat siaga lebaran 2018, PMI DIY mendirikan 25 pos pelayanan ambulans dan pertolongan pertama dengan 26 ambulans. Dan PMI menugaskan personel yang memiliki latar belakang medis/paramedis serta memiliki kemampuan pertolongan pertama dan ambulans. 

Pos pelayanan ambulans dan pertolongan pertama PMI ditutup sampai dengan H+7 dengan mobile ke tempat-tempat wisata yang dikunjungi wisatawan: sepanjang pantai Gunungkidul, Kulon Progo dan Bantul.

Personel PMI telah bekerja dengan baik, membantu kelancaran arus mudik-hilir sesuai tugas PMI. "Yakni membantu pertolongan pertama dan pelayanan ambulans," tambah dr. Endang Pudjiastuti, M.Kes, Wakil Ketua Bidang Pelayanan Sosial dan Kesehatan PMI DIY.

Untuk membangun semangat persaudaraan dan kepedulian terhadap kemanusiaan, PMI membutuhkan jejaring yang luas, di antaranya dengan mengajak insan pers baik media cetak maupun elektronik untuk berperan serta mendiseminasikan dan mewartakan kegiatan-kegiatan kemanusiaan yang dilakukan PMI. 

"Mari bersama menebar senyum dan tiada henti berkarya untuk kemanusiaan," pungkas GBPH Prabukusumo, yang ucapkan terimakasih kepada media atas dukungan dan kerjasamanya. (Affan)

 

 

Berita Terkait