Sat,22 September 2018


Edan! Cinta Ditolak Empat Pemuda Saribudolok Gilir Pelajar SMU

Indofakta 2018-07-01 19:18:33 Hukum / Kriminal
Edan! Cinta Ditolak Empat Pemuda Saribudolok Gilir Pelajar SMU

SIMALUNGUN  -- Edan! Empat Pria tanggung gilir seorang Pelajar SMU, sebut saja namanya Bunga (17) warga Tigaraja, Kecamatan Pamatang Silimakuta, Kabupaten Simalungun di dalam gubuk Perladangan Cabe, Jalan Singgalang, Kelurahan Saribudolok, Kecamatan Silimakuta, Kabupaten Simalungun, Jumat (29/6) sekira jam 23.00 wib

   

Keempat pelaku pengangguran itu yakni Friswan Jaya Saragih (18) warga Simpang Hinalang, Nagori Hinalang Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Zekki Purba (23), Albert Karo-Karo (20) dan Jefry Damanik (20) warga Jalan Besar Kabanjahe, Kelurahan Saribudolok, Kecamatan Silimakuta.  

   

Paling sadisnya, dari keempat pelaku tiga diantaranya melakukan pemerkosaan terhadap diri korban dimana ketiga pelaku yaitu Friswan Jaya Saragih, Zekki Purba dan Albert Karo Karo, sementara Pelaku Jefry Damanik memantau situasi keadaan sambil mengambil gambar melalui Handphonenya. 

    

Diketahui kejadian Pemerkosaan tersebut awalnya, Jumat (29/6) sekira 23.00 wib,korban dijemput oleh pelaku Friswan Jaya Saragih dari rumahnya di Tiga Raja, namun diperjalanan pelaku Friswan Jaya Saragih sudah berniat buruk lalu korban dibawa oleh pelaku keperladangan Cabe di jalan Singgalang Kelurahan Saribudolok.

  

Setibanya diperladangan itu sudah ada tiga orang teman pelaku menunggu di tempat kejadian. Maka selanjutnya pelaku Friswan Jaya Saragih langsung beraksi yang pertama sekali melakukan pemerkosaan menikmati tubuh molek korban selanjutnya digilir secara bergantian oleh pelaku Zekki Purba menyusul Albert Karo-Karo .

  

Sementara pelaku Jefry Damanik memantau situasi tempat sambil mengambil  foto melalui Handphone.Setelah para pelaku merasa puas kemudian korban diantar pulang oleh pelaku Friswan Jaya Saragih, sudah memperkosa korban malah Pelaku Friswan Jaya Saragih mengambil handphone korban.

  

Atas kejadian itu maka korban merasa keberatan dan melaporkan perihal kejadian tersebut ke Polsek Saribudolok dan berharap pihak kepolisian menangkap keempat pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya .

   

Kapolsek Saribudolok AKP Binsar Pakpahan saat dikonfirmasi melalui selulernya, Minggu (1/7) sekira Jam 15.00 wib, membenarkan kejadian tersebut dan telah menangkap dua pelaku pemerkosaan tersebut.

   

“Setelah laporan pengaduan korban kita terima, Kita langsung menelusuri keberadaan para pelaku. Dalam Penyidikan kita berhasil menangkap pelaku Friswan Jaya Saragih dari warnet dan Zekki Purba berikut barang bukti keretaYamaha RX king dari rumahnya,”ujarnya.

   

Masih AKP Binsar Pakpahan menerangkan bahwa kedua tersebut masih dalam pemeriksaan untuk melengkapi data penyidikan dan pihaknya masih terus melacak keberadaan kedua pelaku lainnya.

    

“Sebelumnya pemerkosaan itu sudah direncanakan oleh Pelaku Friswan Jaya Saragih dengan menjemput korban dari rumahnya sementara tiga lagi temannya menunggu digubuk,”ujarnya.

   

Saat ditanyai lebih lanjut, AKP Binsar Pakpahan menjelaskan dari keterangan pelaku Friswan Jaya Saragih ia sudah lama mencintai korban namun korban menolak cintanya dan sudah mempunyai pacar dari satu sekolahnya.

   

Dalam rencana tersebut, Pelaku Friswan Jaya Saragih mendatangi korban kerumahnya dengan berpura-pura akan  membunuh pacar korban disuatu tempat.

  

Mendengar itu, korban menenangkan amarah pelaku dan takut pacarnya akan dibunuh oleh pelaku sehingga korban ikut dibonceng pelaku menuju tempat keberadaan pacarnya.

   

Namun ternyata tidak benar pergi ketempat yang dimaksud melainkan korban dibawa kegubuk perladangan Cabe sekira Jam 23.00 wib, disana ketiga teman pelaku sudah standbye menunggu.

  

Nafsu sudah diubun-ubun, pelaku Friswan jaya Saragih langsung menelanjangi korban, meski merontak sekuat tenaga, namun apa daya pelaku terlalu kuat hingga korban dapat diperkosa lalu digilir oleh Zekki Purba dan Albert Karo-karo sedangkan Jefry Damanik berperan memantau situasi keadaan sambil mengambil gambar melalui Handphonenya.  

   

“Tidak hanya diperkosa, handphone korban juga diambil oleh Pelaku Friswan Jaya Saragih. Dua lagi pelaku masih kita buru sampai dapat. Atas perbuatannya maka pelaku dijerat Pasal berlapis, Pasal 81 UU No 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dan Pasal 363 KUHP tentang pencurian,”pungkas perwira balok tiga emas dipundaknya itu.(Gir)

 

Berita Terkait


 Terbaru