Sat,22 September 2018


Tipikor Bandung Adili OTT KPU Dan Panwaslu Garut

Indofakta 2018-06-25 17:02:00 Hukum / Kriminal
Tipikor Bandung Adili OTT KPU Dan Panwaslu Garut

BANDUNG - Pengadilan Tipikor ( Tindak Pidana Korupsi) Bandung pada Pengadilan Negeri Bandung Kls I A Khusus mulai mengadili hasil OTT (Operasi Tangkap Tangan) KPU Dan Panwaslu Kabupaten Garut (25/6/2018). 2 (dua) terdakwa Ade Sudrajat sebagai Komisioner KPU ( Komisi Pemilihan Umum) Kabupaten Garut dan Heri Hasan Basri sebagai Ketua Panwaslu (Panitia Pengawas Pemilihan Umum) Kabupaten Garut. Keduanya terjerat OTT oleh Satgas Money Politic Bareskrim Mabes Polri atas dugaan menerima suap dari DD untuk meloloskan salah satu pasangan di Pikada Garut yaitu Soni Sondani - Usep Nurdin.



Dihadapan Majelis Hakim yang diketuai Sudira, SH.,MH, Tim JPU (Jaksa Penuntut Umum) dari Kejati Jabar menyatakan bahwa keduanya melanggar Pasal 11 UU RI No. 31 Tahun 1999 Jo. UU RI No. 20 Tahun 2001 Tentang PTPK 


Dari keterangan yang berhasil dihimpun bahwa pada hari Sabtu tanggal 24 Februari 2018, Tim Satuan Tugas Anti Money Politics mendapat laporan dari masyarakat yang menyebut ada suap di Garut terkait Pilkada. Lalu Polisi bergerak untuk menangkap para oknum terlibat. Dalam penangkapan pertama, polisi membawa Heri Hasan Basri dan Ade Sudrajat. Dari penangkapan dua penyelenggara pemilu itu, disita buku rekening milik Heri dan Ade. Pada hari berikutnya, Polisi kembali menangkap orang yang terkait suap Pilkada Garut. Kali ini polisi menangkap penyuap yaitu berinisial DD yang tugasnya sebagai "LO (liason officer/ tim pemenangan) Paslon Soni Sondani-Usep Nurdin. DD memberikan uang suap bertempat di Kantor KPUD Garut. Kepada Heri, DD memberikan uang sebesar Rp10 juta. Sedangkan kepada Ade, DD menyerahkan uang sebesar Rp 100 juta dan satu unit mobil Daihatsu Sigra.



Sidang keduanya akan dilanjutkan pada minggu mendatang dengan agenda pembuktian. Menurut jumlah saksi yang akan dihadirkan sebanyak 20. Sedangkan saksi lainnya yaitu saksi yang meringankan akan dihadirkan oleh pihak terdakwa melalui Penasehat Hukumnya. (Y CHS).

 

Berita Terkait


 Terbaru