Wed,26 September 2018


Todongkan Pistol, Sopir Truk Kayu Dirampok

Indofakta 2018-06-24 20:40:21 Hukum / Kriminal
 Todongkan Pistol, Sopir Truk Kayu Dirampok
SIMALUNGUN -- Perampokan kembali terjadi di daerah Kecamatan Dolok Panribuan, kabupaten Simalungun dengan cara menodongkan pistol kearah kepala korban hingga pelaku yang masih dalam lidik berhasil menyita sejumlah uang dan handpone milik korban.

   

Kali ini yang menjadi korban, dialami seorang Sopir truck, Angga Wahyu Pratama Pasaribu (21) warga Balam Sempurna, Kecamatan Bagan Sinamba, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau yang terjadi tepatnya di depan rumah makan (RM) Singgah Siko, Batu Gajah, Kecamatan Dolok Panribuan, sekira jam 06.30 wib.

    

Informasi dihimpun, sebelum kejadian sekira jam 22.00 wib, korban merasa lelah dan menghentikan mobil Truck B 9343 WX pengangkutan kayu yang ia kendarai di depan RM Singgah Siko dan korban tidur ditempat Supir.

   

Terasa udara dingin, sekira jam 06.30 wib, tiba-tiba seorang pelaku datang menghampiri korban dan membuka kaca mobil dan membuka pintu mobil truk tersebut, lalu pelaku memakai kain penutup muka langsung menodongkan senjata api kearah korban yang masih dalam keadaan tidur.

  

Seketika, korban langsung pucat pasi dan tidak bisa berbuat apa-apa karena terancam nyawanya akan bahaya. Dengan gerak cepat pelaku mengambil uang milik korban sebanyak Rp 1 Juta dan 2 handphone.

  

Setelah itu pelaku turun dari mobil dan selanjutnya korban melihat dari kaca spion mobil truk salah satu pelaku membuka tempat baterei,sedangkan salah satu pelaku menunggu didalam mobil Toyota Avanza milik pelaku.

   

Sayangnya korban tidak mengetahui nomor polisi mobil milik pelaku tersebut, tak berapa lama para pelaku melarikan diri menuju arah Kota Siantar diduga pelaku berjumlah tiga orang.

   

Tak terima atas kejadian tersebut, korban memutuskan menempuh jalur hukum dengan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak yang berwajib dan berharap para pelaku dapat terungkap.

   

Kapolsek Dolok Panribuan, AKP Sabar Pinem saat dikonfirmasi melalui selulernya, Minggu (24/6) membenarkan kejadian tersebut. “Laporan pengaduan korban sudah kita terima, namun masih dalam proses penyelidikan, kita akan berupaya untuk mengungka pelaku. Apabila terungkap maka para pelaku akan dijerat Pasal 365 subs Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan,”singkatnya. (Gir)

 

 

Berita Terkait