Wed,18 July 2018


Terlilit Hutang, Penjual Minyak Eceran Tewas Minum Racun Gramoxsone

Indofakta 2018-06-23 19:00:23 Daerah
 Terlilit Hutang, Penjual Minyak Eceran Tewas Minum Racun Gramoxsone

SIMALUNGUN-- Gara-gara terlilit hutang, Erberia boru Sihombing (43) penjual minyak eceran warga Jalan Bandar, Kelurahan Kerasaan I, Kecamatan Pematang Bandar nekad bunuh diri dengan cara minum rancun rumput merk Gramoxsone didalam kamar tidurnya, Jumat (22/6) sekira Jam 09.30 wib.

    

Korban Erberia boru Sihombing masih sempat dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSU) Karya Husada Jalan Merdeka, Kelurahan Perdagangan, Kecamatan Bandar, mendapat perawatan di ruang UGD, namun beberapa jam kemudian, denyutan nadi korban berhenti bahkan tidak bernafas lagi alias tewas.

   

Setelah pihak medis menyatakan bahwa korban sudah meninggal dunia, lalu pihak keluarga pun membawa jenazah korban kerumah duka untuk disemayamkan.

  

Sebelumnya kejadian tersebut diketahui Jumat (22/6) sekira Jam 10.00 wib, Petugas Piket Penjagaan Polsek Perdagangan mendapat Informasi dari masyarakat bahwa di Kelurahan Kerasaan I ada seorang wanita ditemukan diduga Minum Racun Rumput.

  

Setelah menerima informasi tersebut, Kapolsek Perdagangan memerintahkan Piket Pungsi untuk mengecek kebenaran Informasi tersebut. Setiba di TKP, Petugas bertemu dengan saksi Muhamad Agus Sihombing (36) dan menerangan bahwa saksi melihat anak korban bernama Alfawin Ringo ringo (13) menangis dan mengatakan ‘mama minum racun’.

    

Menurut keterangan M Agus Sihombing menceritakan setelah ia mendengarkan perkataan anak korban, saksi M Agus Sihombing memanggil Perawat Puskesmas Kerasaan yang tidak jauh dari rumah korban.

  

Kemudian saksi M Agus Sihombing bersama Perawat Puskesmas masuk kedalam rumah ditemukan Korban dalam keadaan terlentang di atas tempat tidur kamar,dengan keadaan korban tidak sadarkan diri.

    

Perawat Puskesmas dan warga pun merasa prihatin, lalu korban di bawa Ke RSU Karya Husada Jalan Merdeka, Kelurahan Perdagangan, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun.

   

Atas keterangan saksi tersebut, selanjutnya Piket Fungsi Polsek Perdagangan menuju ke RSU Karya Husada, ditemukan korban berada diruangan UGD dalam perawatan medis.Namun beberapa jam kemudian korban tak tertolong lagi dan meninggal dunia.

    

Kapolsek Perdagangan, AKP Daniel Artasasta Tambunan SH,SIK saat dikonfirmasi melalui selulernya, Sabtu (23/6) sekira Jam 15.00 wib, membenarkan kejadian tersebut.”Benar korban sudah meninggal dunia dan sudah dikuburkan tak jauh dari rumahnya,”ujarnya.

   

Masih AKP Daniel Tambunan menerangkan dalam penyidikannya di TKP pihaknya menemukan barang bukti berupa kain Lap berwarna putih diduga tumpahan Racun ditemukan diruangan tamu, botol Racun Rumput merk Gramoxsone ditemukan diatas Kulkas, Tutup botol Racun Rumput Merk Gramoxsone ditemukan di dapur rumah dan 2 Lembar kertas Rincian Hutang diduga ditulis Korban ditemukan di dalam kamar dibawah tempat tidur.

   

“Sebelum korban dibawa ke RSU Karya Husada, korban sempat mendapat Perawatan oleh Perawat Puskesmas Kerasaan dengan Perawat Murniati Tarigan dan Helen Arwan menjelaskan korban ditemukan didalam kamar tidak sadarkan diri serta tekanan dara dan denyut nadi korban lemah lalu sekujur badan korban terasa dingin. Korban diduga Minum Racun akibat Faktor Ekonomi atau hutang piutang,”pungkas perwira balok tiga emas dipundaknya itu. (Gir)

 

Berita Terkait