Thu,18 October 2018


TNI - POLRI Antisipasi Kerawanan Dalam Rangka Menghadapi Idul Fitri 1439 H

Indofakta 2018-06-06 13:00:57 Daerah
TNI - POLRI Antisipasi Kerawanan Dalam Rangka Menghadapi Idul Fitri 1439 H

SUMEDANG -- Terdapat 4 potensi kerawanan yang harus diwaspadai secara bersama-sama baik oleh unsur TNI/POLRI, pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi Idul Fitri 1439 H. Ke-empat potensi kerawanan yang harus diantisipasi tersebut meliputi stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan, potensi kedua adalah permasalahan kelacaran dan keselamatan arus mudik dan arus balik, potensi ketiga adalah potensi bencana alam serta gangguan kamtibmas dan potensi keempat yang harus diantisipasi adalah ancaman tindak pidana terorisme.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph. D dalam sambutannya yang dibacakan secara langsung oleh Pjs. Bupati Sumedang, Ir. H.  Sumarwan Hadisoemarto saat memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya Tahun 2018 di Alun-Alun Sumedang, Rabu (6/6).

Menurutnya, tahun ini (2018) harga dan ketersediaan bahan pangan dapat terjaga dan tidak terjadi kelangkaan bahan pangan. Hal trsebut dapat terwujud berkat kerjasama dari semua instansi terkait seperti Kementerian Pertanian, Kementrian Perdagangan, Bulog, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) maupun satgas Pangan POLRI.

“Tahun 2018 ini, potensi permasalahan masih berkisar pada masalah distribusi pangan, upaya penimbunan oleh kelompok kartel/ mafia pangan, maupun perilaku negatif pelaku usaha yang menaikan harga di atas harga yang sudah ditetapkan,” ujarnya.

Disampaikan lebih lanjut oleh Tito, para personel diharapkan benar-benar melakukan pemantauan secara cermat serta melakukan berbagai strategi yang telah ditetapkan sebaik-baiknya. “Saya tekankan kepada para personil pengamanan untuk mengoptimalkan pelayanan di 3.097 pos pengamanan, 1.11 pos pelayanan, 7 pos terpadu dan 12 pos check point yang tergelar selama penyelenggaraan operasi,’’ ujarnya.

Disamping itu, menurut Tito, curat, curas, curanmor, copet, pencurian rumah kosong, begal, hipnotis dan juga ancaman tindak pidana terorisme harus semaksimal mungkin ditekan. Salah satu caranya adalah adanya kerjasama dan koordinasi secara terus menerus antara pihak-pihak terkait.
    
Diakhir acara, Pjs.Bupati Sumedang, Ir. H.  Sumarwan Hadisumarto mengungkapkan keyakinannya  untuk persiapan menghadapi Idul Fitri 1439 H. Menurutnya, semua titik di wilayah Sumedang dipastikan siap dan aman.

“Jajaran Polres Sumedang sudah memetakan titik-titik rawan kemacetan. Kita selaku Pemerintah Daerah akan bersama-sama dengan TNI/Polri dan juga stakeholders yang lain akan membangun pos pos pengamanan untuk mengantisipasi terjadinya potensi-potensi kerawanan yang akan terjadi,’’ ujarnya.

Apel tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimda, Kepala SKPD, Camat, jajaran Kepolisian, TNI, ASN serta undangan terkait lainnya.(hms/rls)

Berita Terkait


 Terbaru